Terpantau.com - Pizza berkonsep Italia ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2013, di Kota Malang-Jawa Timur, dan sekarang sudah memiliki beberapa cabang booth di Bogor, Depok, Bekasi, dan sekitarnya.
Berawal dari aktif mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Dinas Koperasi Kota Malang yang didalamnya banyak pelaku UMKM juga, termasuk pendampingan dalam pengurusan BPOM, hingga akhirnya Dinas Koperasi Kota Malang memperhitungkan Cissipizza untuk Go Internasional.
Di awal tahun 2022 ini Cissipizza terpilih mengikuti program dari Kementerian Koperasi dan UKM yaitu program pendampingan akses investasi bagi UKM yang difasilitasi oleh MBN Consulting dan platform Bizhare.
Baca Juga: Wingko Babat, Makanan Tradisional Indonesia Terkenal Dari Semarang, Dapat Dibeli Dimana?
Terpilihnya Cissipizza dalam program tersebut tentunya merupakan kesempatan yang besar bagi owner, karena owner membangun Cissipizza berawal dari usaha di skala lokal dan akhirnya kini mendapat fasilitas akses investasi atau pendanaan usaha, sehingga dapat berekspansi ke skala yang lebih luas dan besar.
Cissipizza terpilih dalam program akses investasi ini bermula dari kegiatan workshop yang didalamnya diajarkan cara mempersiapkan proposal bisnis untuk pengajuan dana pada investor dalam pengembangan usaha.
Tahap demi tahap dilakukan oleh owner sampai akhirnya pada tahap Financial Pitching yang berfokus pada pengembangan outlet Cissipizza dengan konsep street food yang tersebar di 20 titik kota-kota besar di Pulau Jawa.
Project ini merupakan langkah besar sekaligus memang sudah menjadi impian owner untuk mengenalkan Cissipizza ke semua kalangan masyarakat Indonesia, sehingga pizza tak lagi dianggap sebagai makanan yang mewah dan hanya bisa dinikmati oleh kalangan elite saja.
Baca Juga: Rekomendasi Jenis Kuliner Rujak yang Rasanya Maknyusss
Namun, adanya project ini juga salah satu keinginan owner untuk mengenalkan street food dengan menu Pizza Italia yang lezat dan bisa dinikmati oleh siapapun.
Setelah melewati tahap Financial Pitching, akhirnya Cissipizza terpilih menjadi 10 besar yang mendapat pendampingan lebih dalam dimana pada pendampingan tersebut diajarkan bagaimana mempersiapkan konsep-konsep bisnis, memaksimalkan sumber daya yang dimiliki, pengurusan legalitas usaha, hingga rencana biaya investasi, yang keseluruhannya itu disertakan dalam Prospektus Bisnis yang diajukan Cissipizza.
Selama kurang lebih dua bulan Cissipizza bersama dengan MBN Consulting dan Bizhare mendiskusikan Prospektus Bisnis yang sudah dibuat tersebut hingga matang dan disetujui untuk dipublish ke investor atau dalam hal ini masyarakat.
Tak disangka investasi yang diajukan Cissipizza totally funded hanya dalam waktu dua hari listing, sehingga owner berkomitmen untuk menjalankan amanah dari investor dengan baik dan bertanggungjawab.
Artikel Terkait
Kuliner Khas Solo yang Wajib Dibawa Usai Liburan sebagai Oleh-Oleh
Wisata ke Kota Hujan, Jangan Lupa Berburu Kuliner Non Halal di Bogor! Dijamin Endeus...
Toge Goreng Warisan Kuliner Nusantara yang Legendaris, Tapi Kenapa Toge Goreng Bogor Direbus Bukan Digoreng?
Kuliner Khas Bali Yang Ikonik, Ngangenin Banget