Biarkan Anaknya Aniaya Ken Admiral, AKBP Achiruddin Dicopot dari Jabatan KBO Ditresnarkoba Polda Sumut

photo author
Suryo Dwiputranto, Terpantau
- Rabu, 26 April 2023 | 13:04 WIB
AKBP Achruddin Hasibuan (kiri) dicopot jabatannya dan anaknya Aditya Hasibuan menjadi tersangka kasus penganiayaan sadis terhadap mahasiswa bernama Ken Admiral. (istimewa)
AKBP Achruddin Hasibuan (kiri) dicopot jabatannya dan anaknya Aditya Hasibuan menjadi tersangka kasus penganiayaan sadis terhadap mahasiswa bernama Ken Admiral. (istimewa)

Terpantau.com - AKBP Achiruddin Hasibuan langsung dicopot jabatannya sebagai KBO Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut).

Pencopotan jabatan AKBP Achiruddin tersebut adalah buntut dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya, Aditya Hasibuan, terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.

AKBP Achiruddin diduga melakukan pembiaran dalam peristiwa penganiayaan yang dilakukan anaknya, sehingga diusut oleh Propam.

Baca Juga: Sudah Minta Ampun, Anak Kompol di Sumut Ini Tetap Aniaya Korban Dengan Sadis

Dalam keterangannya, Irwasda Polda Sumut Kombes Armia Fahmi mengatakan pencopotan itu sudah dilakukan sejak 3 April 2023 lalu.

Hal itu dilakukan seiring dengan kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan yang dilaporkan oleh korban ke polisi.

"Jadi yang bersangkutan sudah dicopot dari jabatannya KBO Ditresnarkoba Polda Sumut sejak tanggal 3 April,” kata Fahmi kepada wartawan pada Selasa (25/4).

Baca Juga: Valentin Castellanos Tak Pernah Bayangkan Bisa Bikin 4 Gol ke Gawang Real Madrid

Aksi penganiayaan sadis oleh anaknya itu kemudian viral di media sosial twitter usai diunggah akun @mazzini, Selasa (25/4/2023).

Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu, Aditya terlihat jelas menendang dan memukul korban dan disaksikan oleh beberapa orang.

Bahkan Aditya dengan sadis membenturkan kepala korban ke aspal dalam posisi yang sudah tidak melawan.

Baca Juga: 4 Gol Castellanos Hancurkan Real Madrid, Barcelona Makin Dekat Menuju Gelar Juara

Dalam video tersebut juga nampak AKBP Achiruddin yang terlihat membiarkan penganiayaan sadis itu terjadi.

Sebagai informasi, kasus penganiayaan terjadi pada bulan Desember 2022 lalu pada pukul 02.30 WIB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suryo Dwiputranto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X