Rencana PHK Massal Karyawan Twitter, Ini Kata Elon Musk

photo author
Suryo Dwiputranto, Terpantau
- Selasa, 1 November 2022 | 09:05 WIB
Elon Musk, saat memasuki kantor Twitter setelah resmi mengakuisisi platform tersebut, Kamis (27/10/2022). (twitter/@elonmusk)
Elon Musk, saat memasuki kantor Twitter setelah resmi mengakuisisi platform tersebut, Kamis (27/10/2022). (twitter/@elonmusk)

Pemilik Tesla yang juga pernah mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo dan Menko Marinvest Luhut Panjaitan itu juga ingin mencegah platform itu menjadi ruang gema untuk ujaran kebencian dan perpecahan sambil membatasi sensor sesedikit mungkin.

Baca Juga: Twitter Lakukan Eksperimen Tampilkan Konten Video

Elon Musk akhirnya kemudian membeli Twitter setelah memprotes platform itu tidak transparan soal jumlah akun sampah dan bot, yang membuatnya mundur dari recana pembelian.

CEO baru Twitter itu juga berusaha menenangkan pegawai soal kekhawatiran pemecatan besar-besaran dan meyakinkan pengiklan bahwa kritik yang dia layangkan ke Twitter soal moderasi konten tidak akan mengganggu bisnis.

"Twitter tentu tidak bisa menjadi tempat pelarian bagi semua, tempat di mana semua bisa dikatakan tanpa konsekuensi!" kata Musk dalam surat kepada pengiklan.

Beberapa waktu lalu, Elon Musk melihat Twitter sebagai pondasi untuk membuat aplikasi super yang menawarkan berbagai hal, mulai dari transfer uang, belanja sampai transportasi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suryo Dwiputranto

Sumber: Reuters, The New York Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X