Puan menambahkan, ITPC juga sekaligus menunjukkan kesediaan Indonesia untuk hadir di Busan dan sebagai bentuk penjajakan peluang di kota ini dan sekitarnya.
“Kantor kami di sini dapat berfungsi untuk menjembatani hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Korea,” kata cucu Bung Karno itu.
Mantan Menko PMK ini juga pentingnya kerja sama antar-negara di tengah ketidakpastian pascapandemi Covid-19. Tentu saja, tegas Puan, termasuk Indonesia dan Korea Selatan.
“Tidak ada negara yang bisa bekerja sendiri untuk menghadapi tantangan multidimensi yang kita hadapi. Kita membutuhkan kemitraan yang lebih kuat antara Indonesia dan Korea. Dan Busan mungkin dapat memainkan peran penting untuk mendukung peningkatan kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan,” ujar Puan.
Baca Juga: Exploring Pulau Ungu di Korea Selatan, Semua Serba Ungu!
Ketua DPR RI berharap ada lebih banyak kota di Indonesia dapat memperkuat sinergi untuk mempromosikan berbagai program bersama Busan. Selain itu, menurut Puan, juga dalam pertukaran pengetahuan dan praktik yang membawa manfaat bagi kedua negara.
“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menggali peluang dan potensi yang ada di depan kita. Dan mari kita bekerja sama untuk memastikan kerjasama kita yang akan bermanfaat bagi masyarakat yang kita layani,” ucapnya.
Puan lalu sambutannya dengan ucapan Kamsahamnida (terima kasih) yang mendapat tepuk tangan meriah dari sekitar 50 orang tamu undangan.
Baca Juga: 5 Drakor Revolusioner yang Dianggap Menggebrak Pemikiran Kuno Korea Selatan
Dalam jamuan makan malam itu turut hadir Presiden PKNU Prof Jang Young-soo dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto. Selain itu hadir penghargaan PKNU dan pejabat Pemerintah Kota Busan.
Kedatangan Puan Maharani di Korea Selatan tak hanya untuk menerima gelar kehormatan dari PKNU. Ia juga sekaligus akan melakukan muhibah di Korea Selatan dengan bertemu Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan Ketua DPR Korea Selatan yang baru saja dilantik, Kim Jin-Pyo di Seoul.
Artikel Terkait
Media Korea Selatan Ungkap Ketidaknyamanan Terkait Kontroversi Masalah Wamil BTS
Ga Pake Drama! Kepala Polisi Korea Membungkuk Minta Maaf Atas Tragedi Itaewon