Terpantau.com Pada puncak KTT G20, para tamu negara menerima cinderamata G20 yakni Wastra Indonesia berupa kain tradisional dari pemerintah Indonesia.
Adapun cinderamata untuk KTT G20 berupa kain tradisional tersebut disiapkan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg)
Pada gelaran KTT G20 Bali, pemerintah membagikan cinderamata Wastra Indonesia dalam bentuk dua jenis kain tradisional sebagai berikut:
1. Batik Tiga Negeri Pekalongan
Batik ini disebut sebagai batik mahakarya pembatik peranakan Cina di wilayah pesisir utara Jawa dan Solo.
Dibandingkan dengan kain batik lainnya, pewarnaannya menjadi ciri khas tersendiri. Jenis batik ini mengalami proses pewarnaan yang dilakukan secara berpindah-pindah di tiga daerah.
Baca Juga: Batik Peringati Hari Nasional, Kenali 11 Motif Batik Paling Populer
Warna merah (khas Tionghoa) dari buah Mengkudu dicelup di Lasem, warna biru (khas Belanda) dari tanaman Indigo diwarnai di Pekalongan, dan warna cokelat sogan (khas Jawa) dari tanaman Soga dikerjakan di Solo/Yogyakarta.
Tradisi batik ini telah berlangsung sejak lama dan tumbuh dan berkembang dari daerah Kedungwuni, Pekalongan.
Selain dari warna-warni kain batiknya, simbol hasil akulturasi budaya asing dan budaya nusantara juga menampilkan motif-motif yang terukir di Batik Tiga Negeri. Pesona Batik Tiga Negeri menonjol karena rumit motifnya atau coraknya.
Baca Juga: Merunut Sejarah demi Mendefinisikan Batik, Warisan Takbenda UNESCO
Batik ini mampu menggabungkan motif batik pedalaman (Solo dan Yogyakarta) dengan motif pesisiran (Pekalongan dan Cirebon) serta motif Peranakan Tionghoa dan motif Belanda. Ini pantulan dari ragam coraknya, seperti bunga Peony, bunga Sakura, kupu-kupu, burung Hong, dan flora fauna lainnya yang juga dipadupadankan dengan pakem motif batik Jawa Tengah.
Jenis batik asli Pekalongan yang menjadi suvenir KTT G20 yaitu kain batik Liem Ping Wie (LPW) yang memiliki ciri khas pada setiap detail motif dan pewarnaannya.
Kain batik ini dibuat secara turun menurun dengan sentuhan etnik yang mendalam dan dipadukan dengan warna cerah sehingga memiliki ciri khas yang unik.
Artikel Terkait
Tentang KTT G20 dan Manfaatnya Untuk Indonesia
Buka KTT G20, Presiden Jokowi: Mata Dunia Tertuju pada Kita, G20 Harus Berhasil
KTT G20, Presiden Jokowi Menjamu Para Pemimpin G20 di Garuda Wisnu Kencana