NTT Bakal Punya Dermaga Internasional untuk Kapal Pesiar dan Kapal Wisata di Marina Labuan Bajo

photo author
Tim Terpantau 01, Terpantau
- Sabtu, 24 Desember 2022 | 10:18 WIB
Holding BUMN Pariwisata InJourney berencana melakukan pengembangan dermaga internasional untuk kapal pesiar dan kapal wisata di Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Instagram @yoriantar)
Holding BUMN Pariwisata InJourney berencana melakukan pengembangan dermaga internasional untuk kapal pesiar dan kapal wisata di Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Instagram @yoriantar)

Terpantau.com Holding BUMN Pariwisata InJourney berencana melakukan pengembangan dermaga internasional untuk kapal pesiar dan kapal wisata di Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Kita memang ada rencana pengembangan untuk kapal pesiar maupun kapal wisata terkait dengan dermaga wisata (harbour) yang berkelas dunia di situ sehingga menjadi waterfront city," ujar Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono.

Indonesia sebagai negara maritim sudah seharusnya memiliki dermaga yang bersifat internasional untuk kapal pesiar dan kapal wisata.

Baca Juga: Pesona Wisata Labuan Bajo Wajib Kamu Kunjungi : Unforgetable!

"Rencana pengembangannya adalah marina ini kita buat menjadi world class waterfront city di mana terdapat hotel, ritel dan sebagainya, jadi ada pengembangan. Dengan demikian kapal pesiar, wisata, kapal yacht pribadi bisa bersandar dan meluangkan waktu untuk berwisata di Labuan Bajo," ujarnya.

Pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi mencanangkan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas dimana salah satunya Labuan Bajo.

Pengembangan Marina Labuan Bajo

Holding BUMN Pariwisata InJourney berencana melakukan pengembangan dermaga internasional untuk kapal pesiar dan kapal wisata di Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Holding BUMN Pariwisata InJourney berencana melakukan pengembangan dermaga internasional untuk kapal pesiar dan kapal wisata di Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Instagram @fritsarlan)
InJourney berencana melakukan pengembangan secara besar-besaran dalam dua tahun ke depan, salah satunya di Marina Labuan Bajo.

Marina Labuan Bajo diharapkan bisa seperti Kota Monaco atau Darling Harbour.  InJourney akan membangun promenade sepanjang 2 km mulai dari dermaga sampai dengan Hotel Meruorah milik BUMN. Selain itu, akan dilakukan pengembangan berapa hotel serta juga ritel dan food and beverage (F&B).

"Kita akan membuat waterfront city Labuan Bajo dan pengelolaannya akan di bawah Sarinah sebagai kurator ritel, F&B, maupun UMKM," katanya.

Baca Juga: Tarik Minat Milenial, Pameran Mobil Kepresidenan Digelar di Sarinah

InJourney juga ada rencana pengembangan Pulau Komodo. In Journey akan membuka satu area lagi di Pulau Rinca dengan membuat akses berbeda untuk menuju ke Pulau Rinca.

"Jadi nantinya ekosistemnya akan terbentuk, ada Pink Beach, Pulau Padar, Pulau Rinca, lalu Tana Mori yang akan menjadi lokasi ASEAN Summit pada tahun depan," katanya.

Sedangkan untuk Puncak Waringin juga akan dikelola InJourney, melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dimana ini akan menjadi satu kesatuan dengan Marina Labuan Bajo, mengingat Puncak Waringin menyajikan panorama yang memang bagus menuju laut.

InJourney juga akan tetap mempertahankan wisata menyelam atau diving sebagai daya tarik Labuan Bajo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ajoe Dhani

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X