Sebelum peristiwa nahas ini terjadi, Ismail dan Oom diketahui sempat dihubungi sang anak.
Melalui sambungan telepon, Deri disebut sempat mengaku akan dibunuh saat dalam pelarian dari tempat kerjanya di Kamboja.
"Kami sempat dihubungi dan dia mengaku tengah melarikan diri karena diancam serta dikejar-kejar oleh temannya," kata Ismail.
Pergi untuk Bantu Ekonomi Keluarga
Ismail menjelaskan, putranya berangkat ke luar negeri dengan tekad kuat membantu perekonomian keluarga.
Selain itu, Deri juga dinilai telah memiliki cita-cita menyekolahkan dan memasukkan adiknya ke pesantren.
Baca Juga: Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Dalam perjalannnya, Deri diketahui sempat singgah di beberapa negara, seperti Malaysia dan Vietnam, sebelum akhirnya tiba di Kamboja.
Di negara tersebut, Deri bekerja di sebuah barber dan tinggal di sebuah asrama bersama seorang rekan sesama warga negara Indonesia.
Sampai berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian ihwal insiden tragis yang menimpa PMI di Kamboja tersebut.***
Artikel Terkait
Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Kronologi Insiden Kereta Api Bangunkarta Anjlok di Stasiun Bumiayu
Geger Nelayan Temukan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan
Korban Pelecehan jadi Tersangka, Dijerat UU ITE karena Akses HP Pelaku
Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan', Ini Cerita Penerima Manfaatnya
Pasar Global Bergejolak, RI Harus Perkuat Industri Pengolahan
Fakta Persidangan Menguat dalam Perkara Kredit Sritex
Sambut El Nino Godzilla: Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
Pilu Wanita Ini Menangis 600 Pohon Pisang Siap Panen Diduga Diracun
Langkah Kapolsek Maro Sebo Jaga Kamtibmas Tuai Pujian Warga