“Udah sering ini Jalan Bandengan Selatan. Gue waktu beberapa bulan lalu aja ada mobil yang tiba-tiba mundur kenceng, posisi naik 1A juga. Ternyata karena ada polisi di ujung jalan perempatan,” tulis akun @ridwanmiller6.
Akun yang sama juga membeberkan bahwa lokasi tersebut juga minim penjagaan.
“Penjagaan separator di sini kadang dijaga, kadang enggak,” imbuhnya.
Baca Juga: Momen Satpol PP Bubarkan Street Coffee Jembatan Kewek
Sementara beberapa komentar warganet lainnya memberikan dukungan pada sopir Transjakarta, seperti, “Tolong dalam kasus begini, jangan semua dibebankan ke pramudi kayak yang udah-udah karena jelas, aturan mobil selain TJ tidak berhak masuk jalur,” tulis akun @mra*****a
“Dengan masuk jalur busway aja udah salah, pakai dalil apapun tetap salah,” tulis akun @dar*******3
“Coba buka CCTV, biar tahu yang salah siapa. Kalau bener driver Lalamove, tolong dikasih peringatan,” tulis akun @aur*******i
Pihak ekspedisi Lalamove sendiri belum memberikan pernyataan mengenai viralnya dugaan memaksa masuk jalur Transjakarta hingga insiden senggolan tersebut.***
Artikel Terkait
Seorang Pria Diduga Memalak Pemilik Warung Makan: Nggak Dikasih Maksa
Warga Jemur Gabah di Jalan Raya: Fasilitas Umum Rasa Halaman Rumah Sendiri
Viral Menantu Gelapkan Hasil Penjualan Kopi Mertua hingga Rp4,7 Miliar
Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Dibayangi Sanksi DO
Propam Periksa Polsek Pasar Minggu Buntut Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang
Mobil SPPG Sepatnunggal Terciduk Buang Sampah di Pinggir Jalan
Momen Satpol PP Bubarkan Street Coffee Jembatan Kewek
Viral Ambulans Diduga Kena Prank DC, Diorder Fiktif untuk Tagih Utang
Viral Air Banjir di Cemani Sukoharjo Berwarna Hitam Legam