Viral Penggerebekan Pabrik 'Whip Pink' Beromzet 5 Miliar per Bulan

photo author
Redaksi Terpantau, Terpantau
- Kamis, 16 April 2026 | 12:07 WIB
Menyoroti kasus penggerebekan pabrik ‘Whip Pink’ di wilayah DKI Jakarta, ribuan tabung gas kini disita Bareskrim Polri. (Instagram.com/@widelhen)
Menyoroti kasus penggerebekan pabrik ‘Whip Pink’ di wilayah DKI Jakarta, ribuan tabung gas kini disita Bareskrim Polri. (Instagram.com/@widelhen)

Selanjutnya, penyidik juga menelusuri lokasi produksi 'Whip Pink' yang berada di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. 

Di lokasi ini, petugas menemukan 4 pekerja yang terlibat dalam proses produksi barang ilegal tersebut.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: IMF, Bank Dunia, Nilai Positif Kebijakan Fiskal Indonesia

"Pada Selasa, 14 April 2026, tim memasuki alamat dimaksud dan mendapati 4 orang yang merupakan karyawan di lokasi produksi gas N2O merek Whip Pink," terang Eko.

Ribuan Tabung Disita

Dalam kasus ini, polisi telah menyita ribuan tabung gas siap edar beserta peralatan produksi. 

Total terdapat 1.784 tabung berbagai ukuran, mulai dari 640 gram hingga 5.100 gram, serta 274 tabung kosong yang siap diisi ulang.

Selain itu, polisi juga menemukan ribuan nozzle, mesin pengisian otomatis, mesin pres, cairan perasa, hingga perlengkapan pengemasan.

"Tim juga menemukan produk gas N2O merek Whip Pink berbagai varian berat yang sudah siap edar," ungkap Eko.

Baca Juga: Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ Pakai Alduro: Terasa Adem, Tak Bising saat Hujan

Omzet Diduga Capai Miliaran

Dalam praktiknya, proses distribusi disinyalir kerap dilakukan dengan sistem pemesanan daring. 

Eko menuturkan adanya dugaan admin mengatur pengiriman barang dari gudang terdekat menggunakan jasa ojek online.

"Kemudian memesankan ojek online untuk melakukan pengambilan pada gudang tersebut," tuturnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Terpantau

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X