Usai penggerebekan di sejumlah pabrik 'Whip Pink' tersebut, Eko menyebut omzet bisnis ilegal tersebut mencapai 2 hingga 5 miliar rupiah per bulan.
"Omzet penjualan produk ini sangat fantastis. Pada bulan Desember saja mencapai Rp7,1 miliar," sebut Eko.
Baca Juga: Propam Periksa Polsek Pasar Minggu Buntut Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang
"Dan rata-rata per bulan berada di angka Rp2 hingga Rp5 miliar," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian ihwal kasus penggerebekan terhadap pabrik 'Whip Pink' di wilayah Jakarta tersebut.***