Gus Miftah Buka Puasa Bareng dan Kembali Berdakwah di Klub Malam

photo author
Redaksi Terpantau, Terpantau
- Rabu, 25 Februari 2026 | 09:40 WIB
Gus Miftah Buka Puasa Bareng dengan Pekerja Colosseum, Kembali Berdakwah di Klub Malam (Ist)
Gus Miftah Buka Puasa Bareng dengan Pekerja Colosseum, Kembali Berdakwah di Klub Malam (Ist)

Publik mengenal Gus Miftah sebagai dai yang kerap berdakwah di tempat-tempat yang tak biasa: klub malam, lokalisasi, hingga komunitas marjinal.

Ia pernah menyebut bahwa orang yang dianggap “ahli maksiat” justru sering memandang orang saleh dengan penuh harap, sementara orang yang merasa saleh kadang melihat mereka dengan stigma.

Karena itu, menurutnya, dakwah seharusnya hadir dengan empati, bukan penghakiman.

Baca Juga: Mak Nyak Bantah Terlibat Pengawalan Tronton Batu Bara yang Terguling

Momentum buka puasa bersama pekerja 1001 Hotel dan Colosseum ini seolah menandai kembalinya Gus Miftah ke pola dakwah yang dulu membesarkan namanya — mendatangi mereka yang jarang disentuh.

Soal Ujian dan Kritik

Dalam sesi tanya jawab, Gus Miftah juga menyinggung masa-masa ketika dirinya dihujani kritik.

Ia mengutip hadis bahwa jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan mengujinya.

“Manusia punya kendala, Allah punya kendali,” katanya.

Menurutnya, ujian justru membuatnya lebih banyak membantu orang lain. Ia mengaku, setelah melalui masa sulit, jumlah orang yang bisa ia berangkatkan umrah justru bertambah.

Baca Juga: Miris, Beras Milik Seorang Nenek di Tenda Pengungsian Hilang Dicuri

Dakwah Tanpa Batas Tempat

Kehadiran Gus Miftah di klub malam selalu memantik pro-kontra. Ada yang menilai langkah tersebut progresif, ada pula yang menganggapnya kontroversial.

Namun bagi Gus Miftah, dakwah tidak mengenal batas tempat.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Terpantau

Tags

X