Baru aku mau melangkah masuk ke salah satu warung, HP-ku berbunyi. Ada pesan masuk dari Erwin yang mengatakan kalau makan pagi kita kesiangan sedikit, karena Melania mau nunjukin tempat sarapan yang enak di arah jalan menuju Muntilan. Erwin mengatakan padaku kalau Melania mau jemput pukul 07.00. Rasanya koq Erwin lebih dekat ke Melania daripada aku, padahal siapa yang jadi temannya duluan? Aku atau Erwin? Upp kutepis lagi sesuatu yang merayapi benakku, jangan-jangan aku cemburu? Oh tidak! Tidak boleh dan tidak berhak. Bahuku jadi berguncang sendiri pertanda aku ngeri dengan pikiranku sendiri.
SDS. 22.11.23
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 3 Cakrawala Baru Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Adakah Makan Siang Gratis?'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Teka Teki Tanpa Pertanyaan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Aula yang Jadi Saksi'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Pejuang Kesepakatan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Sesuatu Menunggu Di Muntilan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Gagal Makan Malam Di Sekitaran Apartemen'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Ada Hal yang Mereka Sembunyikan'