Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Diberinya Aku Kebun Mawar'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Senin, 27 November 2023 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Diberinya Aku Kebun Mawar' (pixabay.com/id/users/adinavoicu-485024)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Diberinya Aku Kebun Mawar' (pixabay.com/id/users/adinavoicu-485024)

Terpantau.com – Mulai lagi yuk dengan novel terbaru. Masih novel Siwi Susilaningsih. Berbeda dengan novel penagraf, pada novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya. Dengan tokoh utama Eve, Erwin dan Ryan.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Contoh Soal, Kunci Jawaban dan Pembahasan Penilaian Akhir Semester Mata Pelajaran Biologi Kelas XII SMA MA IPA

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!                   

Bagian 3. Cakrawala Baru.

Baca Juga: Warga Pontianak Gegap Gempita Ikuti Senam Bareng Ganjar Pranowo dan Mahfud

Episode 85. Diberinya Aku Kebun Mawar

Aku bukan main gembiranya. Pemandangan yang hijau dan udara yang sejuk. Sesudah kami puas menikmati keindahan Candi Asu, Ryan kemudian mengajakku menyeberang jalan. Berjalan menuju arah timur dan berhenti di satu titik. Disana terpampang papan tulisan: "Dijual. Tanah Ukuran panjang X lebar. Hubungi : Melania." Mungkin ini sesuatu yang mengejutkan itu. Nama Melania terpampang disana sebagai agen. Tapi apa hubungannya dengan Erwin? Dan mengapa Erwin memintaku untuk pergi ke Muntilan.

Baca Juga: Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Penjamanan Candi Sawentar

“Bagaimana pendapatmu tentang lahan ini, Eve?” Erwin bertanya padaku. Aku memandang Erwin, Ryan dan Melania secara bergantian. Tentu saja aku heran mengapa aku yang dimintai pendapat. Secara jujur aku sangat menyukai suasana disini. Hampir sama di rumah Ryan hanya disini lebih sejuk, asri dan lebih membawa ke masa-masa lalu. Salah satunya adalah Candi Asu ini. Dari Ryan aku tahu bahwa di sekitar wilayah Sengi ini ada dua candi yang lain yaitu Candi Lumbung dan Candi Pendem. Aku bertambah-tambah senang. Sepertinya aku bisa kembali ke masa lalu, menjadi Pocahontas atau Roro Mendut atau juga Ken Dedes.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X