Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Tak kan Ku Ganggu'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Sabtu, 9 Desember 2023 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Tak kan Ku Ganggu' (steemit.com)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Tak kan Ku Ganggu' (steemit.com)

Terpantau.com – Mulai lagi yuk dengan novel terbaru. Masih novel Siwi Susilaningsih. Berbeda dengan novel penagraf, pada novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya. Dengan tokoh utama Eve, Erwin dan Ryan.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Mengenal Antifon O yang Ketiga: O Radix Jesse Atau O Tunas Isai , Nyanyian Pada Masa Adven Periode Kedua Menjelang Natal

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!                   

Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.

Baca Juga: Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Membaca Relief Kisah Panji Wasengsari Dan Arca Dwarapala Di Candi Gambar Wetan

Episode 97. Takkan ku Ganggu

Menjelang pukul 16.00 kami kembali dari Muntilan menuju Yogya. Tetap kali ini Erwin yang menyetir mobil. Ketika Melania berucap ini harusnya jadwal dia yang mengemudikan mobil, Erwin bercanda, dia takut ditinggalkan Melania dan aku di jalan. Aku tertawa, demikian pula Melania. Erwin ternyata humoris juga dan bisa bercanda dengan aku dan Melania. Jauh di lubuk hatiku dan Melania, pastinya Erwin tidak mau dianggap manja atau tak berdaya.

Baca Juga: Contoh Soal, Kunci Jawaban dan Pembahasan Penilaian Akhir Semester Mata Pelajaran Kimia Kelas XII SMA MA IPA

“Mampir makan dimana Nyonya?” Erwin lagi-lagi bercanda. Melania mengusulkan untuk makan soto. Memang ada soto yang ternama di Yogya. Tapi tidak harus ke tempat aslinya karena sudah ada cabang dimana-mana. Erwin setuju. Dia membelokkan mobil memasuki warung soto itu ketika perjalanan kami melaluinya. Makan malam yang sederhana tapi tentunya berkesan. “Jangan lupa bungkuskan untuk Alex, Eve.” Erwin berkata ketika aku meminta bill pembayaran. Aku mencatat dalam hati. Erwin perhatian juga ke Alex.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X