Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Bersyukur Adalah Hal yang Layak Dilakukan Setiap Hari'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Senin, 15 Januari 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Bersyukur Adalah Hal yang Layak Dilakukan Setiap Hari' (Unsplash/Simon Maage)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Bersyukur Adalah Hal yang Layak Dilakukan Setiap Hari' (Unsplash/Simon Maage)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Tabrak Prof di Medan, Mahfud Serap Aspirasi Milenial & Gen Z Soal UU Perampasan Aset Hingga Pinjol

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.

Baca Juga: Panen Raya Dihadiri Ganjar Pranowo, Petani Tambak Tanjung Pakis Karawang: Beliau Bagaikan Saudara

Episode 134. Bersyukur Adalah Hal yang Layak Dilakukan Setiap Hari

Sepulang makan malam, Erwin menawari Alex untuk tidur di apartemen, boleh menemaniku atau menemaninya. Alex berpikir sesaat, ketika akhirnya memutuskan untuk pulang dulu ke kostnya mengambil baju untuk kepergian besok pagi bersama Ryan dan Melania. Setelah Alex mengatakan itu, Erwin balik ke kamarnya dan Alex juga kembali ke kostnya. Tapi sempat kutanya nanti dia tidur di kamarku atau Erwin. Dia memilih bersama Erwin. Ya sudah aku harus mengakui kekalahanku. Seperti kata Kahlil Gibran, anakmu bukanlah anakmu. Eh jadi anak siapa dunk?

Baca Juga: Puan Maharani dan Arsjad Rasjid Berpasangan Badminton Melawan Hendi dan Krisdayanti

Pagi-pagi sekali, Dullah sudah menyiapkan semua tanaman amarilis yang kemarin kubeli, masuk kembali ke bagasi mobil. Alex juga sudah siap demikian juga Erwin, tinggal aku yang memerlukan sapuan terakhir pada wajahku. Cerita punya cerita, katanya Ryan dan Melania  tidak mampir disini dulu, tapi nanti langsung bertemu di tempat terakhir kami makan pagi bersama. Dari sana nanti baru jalan bersama ke Muntilan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X