Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Dia Tempuh Perjalanan Jauh Demi Rasa'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Selasa, 23 Januari 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Dia Tempuh Perjalanan Jauh Demi Rasa' (pixabay.com anialaurman)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Dia Tempuh Perjalanan Jauh Demi Rasa' (pixabay.com anialaurman)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: 11 Jurusan Dengan Peminat Tinggi. Ketatnya Persaingan Perlu Usaha Ekstra Keras Bagi Pejuang Perguruan Tinggi Negeri yang Ingin Masuk Lewat Jalur SNBP

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.

Baca Juga: Mencari Peluang Lebih Besar Masuk Perguruan Tinggi Negeri UGM Dengan Melirik Jurusan yang Sepi Peminat. Dapat dijadikan Referensi PIlihan Jurusan SNBT

Episode 142. Dia Tempuh Perjalanan jauh Demi Rasa

Hari Sabtu pagi aku berencana turun ke Yogya untuk menengok Alex, sekalian menjemput dia kalau mau menghabiskan hari libur di Muntilan. Melania juga sepakat untuk mengantarku, sekalian cuci mata seperti kata Melania. “Kita makan di jalan saja nanti ya,” kata Melania. Aku setuju. Udara dingin Muntilan tidaklah menyurutkan niat kami berdua untuk mandi pagi, demi menuju Yogya biar kelihatan segar dan menawan. Teh yang kami buat sudah habis dan Melania bergegas untuk memanaskan mobil untuk dibawa ke Yogya.

Baca Juga: Honor Yang Zi di Dracin Immortal Samsara yang Fantastis, Memicu Kontroversi

Mobil baru menyala sekitar 5 menit ketika dari arah luar, Kang Somad berlari-lari sambil teriak mengarahkan mobil yang masuk. Aku pun sampai melongo demi melihat mobil yang masuk. Ini apa-apaan Erwin sudah sampai kesini. Lebih mengejutkan lagi Alex ikut serta. Dan bukan hanya Alex tapi diikuti oleh 3 teman yang lain. Dari terkejut aku kalang kabut, karena tidak ada sarapan pagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X