Tapi bukan Erwin sepertinya kalau tidak kembali membuat kejutan. Alex dan tiga temannya kompak mengeluarkan sesuatu dari bagasi dibantu oleh Dullah. “Sarapan pagi siap, Nyonya,” kata Erwin bercanda. Luar biasa. Aku semakin kagum saja dengan Erwin. Selain dia bisa membujuk Alex keluar dari sarang, dia juga mau gaul dengan teman-teman Alex yang lain yang pastinya mau ikut. Dan juga pikiran Erwin penuh perhitungan, pasti dia tahu kalau aku dan Melania kumat malasnya, belum ada masakan. Melania mematikan mobilnya dan menyambut mereka sambil menggoda Erwin, “Ciee yang kangen.”
SDS. 23.1.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Semoga yang Indah Di Awal, Indah Di Tengah Pun Pula Di Akhir'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Bahu Lebar Tempat Bersandar yang Menjanjikan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Merangkai Pernik Demi Pernik'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Merenda Pola Satu Demi Satu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Cinta Itu Menghidupkan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Terlanjur Basah'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Ragu yang Menggebu Rindu yang Merayu'