“Kamu belikan aku apa Eve?” Tanya Erwin memantik rasaku. Tanpa kuminta, aku merasa bahagia karena diperhatikan dari cara dia bertanya. Dia menuju ke meja makan. Aku siapkan teh hangat untuknya sambil kutanya apakah dia mau sarapan sekarang. Erwin antusias. Ya sudah aku menyiapkan makan pagi untuk Erwin sekalian menemaninya makan. Yu Dariah membawakan rice cooker ke meja makan. Aku menyendokkan nasi untuk Erwin. Pada sendokan kedua, tangan Erwin menyentuh punggung tangan kananku sambil menatapku dia berkata cukup dan terimakasih. Sepertinya aku terkena sengatan listrik entah karena kaget entah karena aliran cinta yang disalurkan Erwin.
SDS. 2.2.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Menu Baru yang Menggugah Selera'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Menghabiskan Malam Sendiri'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Adalagi Ide Gila Melania'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Selalu Ada yang Baru dan Seru Disitu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Memaknai Sunyi'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Meramu Untuk Memenangkan Hatimu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Hanya Satu Kata: Aku Bahagia'