Perang batinku berakhir ketika ada suara mobil masuk ke perkebunan. Pasti ini Melania. Kemarin dia bilang nanti dia yang akan datang menggantikan tugas yang seharusnya menjadi tugas Ryan. “Dia masuk sibuk membujuk,” kata Melania lewat WA-nya padaku. Tapi Melania rencana datang sore menjelang kepulanganku dan Erwin ke Jakarta. Koq ini pagi-pagi sekali. Ternyata eh ternyata, dia bilang bisa tidak kalau kepulanganku dan Erwin besok pagi saja, karena Ryan ingin kami berdua bisa menginap bareng disini malam oni. Dia akan tiba nanti siang. Aku memandang Erwin dan Erwin setuju. Untungnya lagi, Erwin juga belum pesan segala macam tiket untuk kembali ke Jakarta.Tapi kalau kembali besok pagi, bagaimana dengan pekerjaan Erwin?
SDS.4.2.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Menghabiskan Malam Sendiri'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Adalagi Ide Gila Melania'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Selalu Ada yang Baru dan Seru Disitu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Memaknai Sunyi'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Meramu Untuk Memenangkan Hatimu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Hanya Satu Kata: Aku Bahagia'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Seperti Terkena Aliran Listrik'