Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Yang Datang dan Yang Menanti'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Minggu, 4 Februari 2024 | 15:15 WIB
 (PIXABAY/innokurnia)
(PIXABAY/innokurnia)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Ishtar dan Disappearing Message, Sebuah Pentigraf Sebagai Bacaan Ringan Di Hari Valentine

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.

Baca Juga: Benarkah Aphrodite, Dewi Kecantikan Simbol Valentine Ini Berperan Dalam Perang Troya? Bagaimana Kisahnya?

Episode 154. Yang Datang dan Yang Menanti

Selama dua hari bersama Erwin cukup banyak aku mempelajari bagaimana sikap dan kelakuan Erwin. Dia juga tidak melakukan pencitraan atau ketertarikan yang demikian besar padaku. Semuanya berjalan wajar dan memang aku harus memberi jempol dan mengakui bahwa Erwin layak untuk kujadikan sebagai pengganti Gary. Dia penuh perhatian dan begitu care. Tidak suka memerintah atau menggunakan kekuasaannya atau sok jago.

Baca Juga: Puan Maharani Kunjungi Industri Rumahan Kelapa Gula dan UMKM Batik di Banjarnegara

Ketika aku berpikir begitu, sudut hatiku yang lain bicara, jangan-jangan kamu bicara seperti itu karena kamu sudah jatuh dalam jeratan Erwin? Lalu kubalas lagi dengan suara hati yang lain, sudahlah jangan terlalu jual mahal, merasa sok paling cantik saja. Erwin berlalu bakalan nyesel lu. Suara hatiku yang lain kembali membalas, eh bener juga sih ya. Mana ada orang melewatkan kesempatan emas yang berlalu dihadapannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X