fiksi

Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Ketakutan Karena Alasan yang Tak Jelas'

Jumat, 29 Desember 2023 | 15:15 WIB
(pixabay.com startupstockphotos-690514)

Terpantau.com – Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Tradisi Kunci Taon Di Manado, Atraksi Wisata yang Dapat Dipilih Untuk Liburan Nataru

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!                   

Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.

Baca Juga: Keindahan Sejoli Pantai Pasir Putih Parbaba dan Pantai Indah Situngkir Pangururan,Tempat Wisata TakTerlupakan

Episode 117. Ketakutan Karena Alasan yang Tak Jelas

Erwin menunjukkan kamar tamu yang dimaksud, tempat aku untuk istirahat. Di perjalanan menuju kamar itu ada semacam lounge yang membuatku tertarik. Mataku berbinar. Sebuah perpustakaan mini. Aku bertanya pada Erwin apakah aku boleh melihat perpustakaan dulu, dan tentu saja Erwin mengijinkan. Maka sementara aku urung untuk beristirahat, tapi Erwin menunjukkan kamar dan kalau aku mau beristirahat tinggal menuju kesana saja.

Baca Juga: Pernak Pernik Natal, Karangan Bulat Bunga Natal yang Panjang Sejarahnya, Simak Yuuk!

Perpustakaan ini sungguh cozy. Aku duga ini sekaligus merupakan kamar kerja Erwin kalau di rumah. Lalu kamar kerja istrinya dimana? Rupanya di arah yang berseberangan ada juga perpustakaan mini yang dekorasinya lebih feminism. Gothic tapi ada warna ungu atau pink-nya. Tak pelak lagi disitu kamar kerja almarhumah istri Erwin. Aku tidak berani menuju kesana walau keinginanku besar, karena sepertinya buku-buku yang ada disana lebih menarik daripada buku-buku di bagian perpustakaan Erwin.

Halaman:

Tags

Terkini