Terpantau.com – Lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf.
Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf.
Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka.
Stay tune ya.
Baca Juga: Ini Lirik Lagu Ibu Angsa Mother Goose Nursery Rhymes yang Populer, Sering Dinyanyikan
Knock Out Oleh Hook Kanan
Aku melepas safety belt. Lalu sekali lagi menatap Diaz. Aku mengucap terimakasih, kemudian turun dari mobil. Ketika aku menutup pintu, masih kulihat Diaz memberikan kiss bye-nya. "Bergetaran seluruh jiwaku, menerima karuniamu" begitu kira-kira kalau mau pinjam syair Ebiet GAD. Ingin ku berlari secepat kilat, atau kalau mungkin melayang, untuk segera tiba di kamarku.
Di kamar sendirian, kurasa aku sudah mencapai taraf sinting maksimal. "Bagiku, kau spoiler dari surga" kata-kata Diaz ini begitu cepat melesat menghujam ulu hatiku. Bohong kalau aku tidak bahagia. Bohong banget kalau aku tidak suka. Dulu Diaz pernah berucap, kalau aku adalah hadiah terindah dari Tuhan. Sekarang aku telah menjelma menjadi spoiler dari surga. Bicara surga tentu saja aku lalu membayangkan tempat yang indah. Tempat dimana tidak ada kesedihan, tempat tidak ada duka cita. Aku tersenyum kecut. Teringat zaman aku masih usia belasan tahun, masih SD. Temanku, yang juga anak SD berkata kalau di surga itu apa-apa ada. Kalau kamu ingin mangga, hanya dalam pikiranmu pun, lalu mangga itu akan melayang ada di depanmu.
Baca Juga: Fabel Aesop: Serangga Agas dan Banteng
Spoiler adalah tulisan atau keterangan mengenai suatu cerita, yang membeberkan jalan cerita. Aku lalu menerka-nerka apa maksud Diaz. Aku adalah beberan cerita yang keluar tentang gambaran surga? Atau aku adalah salah satu keindahan surga yang tercecer mengenainya. Manusia diciptakan menurut citra-Nya. Itu yang kutahu. Kalau spoiler-nya, apakah keindahannya seperti Citra-Nya? Ah, embuh. Tidak perlu dibahas. Aku lebih memilih untuk merasakan getaran rasa dari kata-kata itu di segenap indraku, daripada sibuk mengurusi asal usul katanya.
Tapi sisi hatiku yang lain mulai mengusikku. Dia berbisik kemudian bicara sangat keras. "Kau perempuan baik-baik bukan? Kamu mau menari diatas derita perempuan lain? Bagaimana kalau kamu yang di posisi dia?" Kata-kata ini begitu keras menghantamku. Aku seperti mendapat uppercut kanan, jab kiri dan kemudian KO oleh hook kanan. Gusti, ampuni aku.
Sepanjang malam aku gelisah. Rosario yang kudaraskan menjadi saksi, betapa basah pangkuanku. Ingin merengkuh dan direngkuh, tapi jarak tlah jauh. Sauh yang ditambatkan, tidak berlabuh di pantaiku.
SDS. 13.05.2020. ***
Artikel Terkait
Novel Penagraf Ivy, 'Hei Heidy'
Novel Penagraf Ivy, 'Oh Yes, Diaz!'
Novel Penagraf Ivy, 'Korban Konspirasi'
Novel Penagraf Ivy, 'Pada Lagu Ketiga'
Novel Penagraf Ivy, 'Spoiler Dari Surga'