Menu Sarapan Terbaik Bagi Penderita Diabetes Melitus, Wajib Tahu!

photo author
- Minggu, 1 Januari 2023 | 08:10 WIB
Menu Sarapan Terbaik Bagi Penderita Diabetes (Dani/MalangNetwork)
Menu Sarapan Terbaik Bagi Penderita Diabetes (Dani/MalangNetwork)

 Terpantau.com – Melansir dari situs Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, berdasarkan data dari Internasional Diabetes Ferderation (IDF), bahwa prevalensi diabetes global pada usia 20-79 tahun pada tahun 2021 diperkirakan 10,5 persen (536,6 juta orang).

Ahli Gizi UM Surabaya Tri Kurniawati menyebut salah satu indikator pengendalian diabetes melitus yang baik adalah dengan menggunakan kadar gula darah puasa.

Merasa bingung saat harus memilih menu makanan seperti sarapan yang tidak memicu naiknya gula darah sangat dirasakan bagi penderita kencing manis atau diabetes melitus.

Diabetes melitus ini menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa, melumpuhkan dan mengurangi harapan hidup, penyakit gangguan endokrin yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah.

Baca Juga: 3 Jenis Diabetes yang Mengancam Anak Muda

Diabetes sendiri digolongkan menjadi 2 yaitu diabetes tipe I dan diabetes tipe II. Diabetes tipe I disebabakan oleh kelainan organ pancreas yang biasanya di derita sejak lahir, sedangkan diabetes tipe II cenderung disebabkan oleh genetik dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi risiko diabetes melitus tipe II adalah faktor makanan yang tidak seimbang dan aktivitas fisik rendah.

“Diet adalah terapi utama pada diabetes melitus, maka setiap penderita semestinya mempunyai sikap yang positif terhadap diet agar tidak terjadi komplikasi, baik akut maupun kronis,” ujar Tri Kamis (29/12/22)

Menurutnya, rentang jadwal makan untuk pasien diabetes melitus adalah makan pagi pukul 06.00 sampai 09.00, makan siang pada pukul 12.00 sampai 15.00 dan makan malam pukul 18.00 sampai 20.00.

“Sementara itu, untuk snack pagi pukul 10.00 sampai 11.00 dan snack sore pukul 16.00 sampai 17.00. Jadi untuk menjaga kadar gluokosa darah penderita diabetes melitus tidak dianjurkan meninggalkan sarapan,” imbuh Tri lagi.

Baca Juga: 10 Tanda Diabetes yang Bisa Kamu Lihat dari Kaki

Tri menyebut, pemilihan bahan pangan sarapan yang baik adalah yang mengandung indek glikemik yang rendah. Bahan pangan dengan indeks glikemik tinggi bila dikonsumsi akan meningkatkan kadar gula dalam darah dengan cepat dan tinggi.

“Sebaliknya seseorang yang mengkonsumsi pangan berindeks glikemik rendah maka peningkatan kadar gula dalam darah berlangsung lambat dan puncak kadar gula darahnya rendah,” katanya.

Baca Juga: Wajib Tau! 5 Alasan Kenapa Gula Berdampak Buruk untuk Kesehatan

Tri menjelaskan, menu makanan terbaik adalah menu yang mengandung indek glikemik rendah,  pertama yang mengandung sumber protein seperti: ikan, daging ayam tanpa kulit, telur, tempe, tahu, oncom, kacang-kacangan kacang hijau, kacang merah dan kedelai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: um-surabaya.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kenali 4 Gejala Awal Tubuh Mengalami Dehidrasi

Senin, 20 Mei 2024 | 20:27 WIB

10 Tips Agar Terhindar dari Penyakit Hipertensi

Jumat, 17 Mei 2024 | 22:29 WIB
X