7 Cara Mengantisipasi Penyakit Stroke, Yuk! Ubah Kebiasaan Jadi Lebih Sehat

photo author
- Senin, 16 Oktober 2023 | 14:57 WIB
7 Cara Mengantisipasi Penyakit Stroke, Yuk! Ubah Kebiasaan Jadi Lebih Sehat
7 Cara Mengantisipasi Penyakit Stroke, Yuk! Ubah Kebiasaan Jadi Lebih Sehat

Terpantau.com –  Stroke adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan berpotensi mengancam nyawa.

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus, baik karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Kedua jenis stroke dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak karena kurangnya oksigen dan nutrisi yang mereka terima. Akibatnya, gejala stroke bisa sangat bervariasi, tergantung pada area otak yang terkena.

Memahami penyebab, gejala, pengobatan, dan pencegahan stroke adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan otak dan tubuh Anda. Jika Anda memiliki faktor risiko tertentu atau riwayat keluarga dengan stroke, konsultasikan dengan dokter Anda untuk perencanaan pencegahan yang lebih spesifik.

Lantas, bagaimana cara antisipasi supaya tidak mengalami serangan stroke? Dilansir laman American Stroke Association, ketika terjadi gumpalan pada arteri yang menuju dan di dalam otak, otak tidak bisa mendapatkan darah pembawa nutrisi dan oksigen serta mengakibatkan sel-sel otak mati.

Jenis penyakit stroke dibedakan 4 macam, yaitu ischemic stroke (gumpalan darah), hemorragic stroke (pendarahan), TIA (Serangan Iskemik Transien) atau disebut mini stroke, dan crytogenic stroke. Untuk mencegahnya, berikut beberapa cara yang perlu dilakukan mengantisipasi penyakit stroke:

Baca Juga: Ini 7 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang, Hati-Hati Bisa Sebabkan Keracunan!

1. Diet sehat

Ilustrasi - Diet
Ilustrasi - Diet

Mengutip jurnal yang dipublikasikan dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, langkah preventif pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan stroke adalah dengan makan makanan sehat. Diet yang sehat memenuhi kebutuhan makronutrisi dan mikronutrisi tubuh. Seperti lebih banyak makan sayur dan buah berwarna-warni, membatasi konsumsi makanan berlemak, memenuhi protein, dan porsi tepat karbohidrat.

2. Batasi makanan dengan pemanis tambahan

Risiko serangan stroke lebih tinggi ketika gula darah dalam tubuh tinggi. Untuk itu, perlu membatasi makanan dengan pemanis tambahan sebagai antisipasi terjadinya gumpalan arteri, terutama pada otak. Pilihlah pemanis alami, misalnya dari buah dan pemanis rendah glukosa setiap harinya.

3. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi berkontribusi menggandakan empat kali lipat risiko stroke, dilansir laman Harvard Health Publishing, Harvard Medical School. Baik bagi pria dan wanita, perlu memantau tekanan darah. Jika meningkat, segera diturunkan hingga 120/80.

Caranya menurunkan tekanan darah, kurang konsumsi garam atau makanan asin, pilih makanan berlemak tan jenuh ganda dan tak jenuh tunggal, makan buah dan sayur 4-5 cangkir setiap hari, satu porsi ikan 2-3 kali seminggu, biji-bijian, dan susu rendah lemak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: voi.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X