Terpantau.com – Di Blitar yang terkenal dengan julukan Kota Seribu Candi itu, terdapat satu candi yang unik karena ada bentuk lingga yang ada beda di Candi Simping ini. Candi ini katanya juga merupakan tempat Raden Wijaya diperabukan cocok untuk wisata edukasi.
Seperti sudah banyak diketahui, Raden Wijaya atau Sri Kertarajasa Jaya Wardhana adalah raja pertama Kerajaan Majapahit. Candi Simping ini merupakan pendharmaannya. Keberadan lingga yang bentuknya unik juga menarik untuk wisata edukasi.
Untuk wisata edukasi ke Candi Simping dan mempelajari lingga dengan bentuk unik harus pergi Dusun Krajan, Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur Indonesia. Disana juga akan ditemukan pendharmaan Raden Wijaya.
Baca Juga: Panglima TNI Agus Subiyanto Minta Prajuritnya Dampingi Petani Wujudkan Swasembada
Candi Simping atau Candi Sumberjatiatau merupakan pendharmaan Raden Wijaya (Sri Kertarajasa Jaya Wardhana yang merupakan raja pertama Kerajaan Majapahit dan sekaligus pendiri Kerajaan Majapahit.
Raden Wijaya sendiri wafat pada tahun 1309 dan keberadaan Candi Simping atau Sumber Jati ini tertulis dalam Kitab Kakawin Negarakertagama Pupuh XLVII/3 bagian yang ketiga.
Kondisi Candi Simping tinggal berupa lantai pondasinya saja, sementara bangunan utuhnya telah runtuh. Candi ini dibangun dengan bahan dasar batu andesit, berbeda dengan candi-candi yang ditemukan di wilayah Trowulan, Mojokerto.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Beberkan Strategi Stabilkan Harga Bahan Pokok Saat Kunjungi Pasar Baru Balikpapan
Ukuran Candi Simping yang indah dan ramping meninggi berdasar kontruksi gambar yang dibuat oleh Dinas Kepurbakalaan menggambarkan candi ini indah dan ramping ini, pada batur candi setinggi 75 cm, panjang 600 cm dan lebar 750 cm.
Disini terpahat relief berbagai macam binatang seperti Singa, Angsa, Merak, Burung Garuda, Babi hutan dan Kera.
Di sisi barat ada tangga atau flight step yang dulu digunakan sebagai jalan masuk ke ruang candi.
Nah uniknya ditengah-tengah batur candi ini terdapat batu berbentuk kubus dengan ukuran 75 cmx 75 cm x 75 cm.
Pada bagian atas batu ini dipahat relief kura-kura dan naga yang saling mengkait mengitari batu tersebut. Sampai saat ini tak jelas apa guna atau fungsi batu berbentuk kubus ini.
Artikel Terkait
Wajib Tahu, 5 Fakta Unik Tentang Candi Gumpung Di Kompleks Percandian Muaro Jambi Atau Little Angkor Wat
Candi Sukuh, Tempat Wisata Dengan Arsitektur Unik. Benarkah Berhubungan Dengan Kebudayaan Maya Atau inca?
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Penjamanan Candi Sawentar
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Kisah Ramayana dan Krisnayana Dari Relief yang Ada Di Candi Penataran
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Mengunjungi Candi Kotes Atau Candi Papoh I dan II. Serasa Kembali Ke Zaman Majapahit
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Kisah Joko Pangon Dan Berdirinya Candi Gedog Serta Larangan Menikah Dengan Warga Situs Swangsan
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi, Belajar Tentang Candi Wringin Branjang yang Unik. Candi Mirip Rumah Atau Pos Jaga yang Masih Misterius