Terpantau.com - Pada tanggal 14 Februari, sebagaimana tradisi dari Gereja Katolik yang tercermin dalam kalender Liturgi 2024, masa Pra Paskah dimulai dengan hari Rabu Abu.
Dalam rangkaian Paskah, terdapat masa Pra Paskah yang terdiri dari 6 minggu, dan kemudian dilanjutkan dengan Pekan Suci. Tentunya renungan dari hari ke hari dapat berbeda.
Masa Pra Paskah diisi dengan puasa dan pantang. Juga yang tak kalah penting adalah merenung atau retreat yang artinya mundur. Mundur dari beberapa kebiasaan sehari-hari dengan maksud lebih memberikan ruang hati untuk mengadakan renungan pribadi.
Renungan hari ini adalah Renungan Hari Kamis sesudah Rabu Abu.
Berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
Kata ‘berbalik’ merupakan kata kunci yang menyatakan arah dan keberpihakan. Jika sebuah kendaraan menemukan kemacetan parah di jalan, maka ada upaya untuk berbalik arah.
Kalau ada kesalahan yang dilakukan seseorang, maka akan sampai pada waktunya ia sadar harus berpihak kepada yang benar. Kisah di kitab suci tentang anak bungsu yang kembali pada bapanya adalah kisah tentang sikap yang berbalik arah.
Seruan ‘berbaliklah’ adalah sebuah seruan yang senantiasa berdengung untuk mengingatkan agar orang senantiasa harus kembali menempuh jalan sesuai dengan rencana Tuhan.
Demikian juga yang terjadi pada awal-awal perutusan sebagaimana dicatat oleh Santo Paulus.
’Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan Berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.'
Dalam skala yang lebih kecil, hati kita senantiasa diingatkan untuk kembali kepada rencana Tuhan, pertama demi Kemu-liaaNya dan kedua, oleh karena kita berharap Tuhan tetap sebagai raja, dimana kita berpihak pada kehendakNya.
Hal ini agar senantiasa kita diberinya rahmat yang cukup, pengampunan yang menyembuhkan dan agar kita belajar kembali untuk memberi pengampunan kepada yang lain.
Artikel Terkait
'Tuhan Melihat Hati Setiap Orang', Renungan Hari Kamis Sesudah Rabu Abu Masa Pra Paskah
Makna Paskah: Tuhan Lewat dan Yesus Bangkit, Renungan Pada Minggu Paskah Rangkaian Tri Hari Suci
Renungan Hari Rabu Abu: 'Dari Debu Kembali ke Debu Tetapi Roh Diselamatkan oleh Allahku'
Renungan Hari Rabu Abu: 'Hanya Debulah Aku Di Bawah KakiMu Tuhan'
Lagu yang Pas Diresapi Ketika Rabu Abu, Take These Ashes : Abu Sebagai Tanda Pertobatan