Lebih Akrab Dengan Kain Songke Dari Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Berikut Beberapa Motif yang Populer

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Minggu, 4 Juni 2023 | 09:50 WIB
Lebih Akrab Dengan Kain Sonke Dari Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Berikut Beberapa Motif yang Populer
Lebih Akrab Dengan Kain Sonke Dari Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Berikut Beberapa Motif yang Populer

Salah satunya adalah dalam hal berbusana sehingga kebudayaan dari Makasar sebagiannya dibawa ke Manggarai termasuk juga masalah kain yang dipakai.

Orang Makasar menyebut songke dengan sebutan songket, tetapi orang Manggarai lebih mengenalnya dengan sebutan songke (tanpa akhiran huruf t).

Biasanya kaum laki-laki mengenakan (tengge) Songke lalu mengombinasikannya dengan destar atau ikat kepala atau peci khas Manggarai.

Sementara para perempuan mengenakan dengan cara yang sama dengan atasan kebaya. Kain songke juga dipakai oleh para petarung dalam tarian Caci serta, dimanfaatkan sebagai mas kawin (belis) hingga untuk membungkus jenazah.

Baca Juga: Contoh Soal Lengkap Beserta Kunci Jawaban UAS Bahasa Inggris Kelas 9 SMP MTs Semester 2 Kurikulum 2013

Berikut beberapa motif kain songke dan artinya.

1. Motif Mata Manuk

Mata manuk artinya mata ayam. Motif ini dikaitkan dengan Tuhan yang maha melihat. Masyarakat Manggarai meyakini kebesaran Tuhan yang mempu melihat hingga ceruk paling gelap sekalipun. Perbuatan manusia tidak ada yang luput dari pengamatan-Nya.

2. Motif Su’i

Motif ini berupa garis-garis yang seolah memberi batas antara satu motif dengan yang lainnya. Namun garis-garis ini bukannya tanpa arti. Su’i melambangkan segala sesuatu yang memiliki akhir. Seperti hidup yang cepat atau lambat akan menemui ujungnya.

Su’i juga dapat berarti kehidupan masyarakat Manggarai dibatasi oleh garis-garis berupa peraturan adat yang tidak boleh dilanggar.

3. Motif Wela Runu

Motif  Wela Runu melambangkan bahwa orang Manggarai bagaikan bunga kecil tapi memberikan keindahan dan hidup di tengah-tengah kefanaan ini.

Baca Juga: Perempuan Cantik yang Dikutuk Menjadi Nyamuk,Satu Contoh Legenda Untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7

4. Motif Ntala

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X