Keunikan sambal tempoyak ini terletak pada campuran buah durian di dalamnya.
Tapi jangan mengira kalau durian yang digunakan untuk sambal ini seperti durian yang kita makan segar.
Durian yang dipakai adalah durian yang telah difermentasi dan dikenal dengan nama tempoyak.
Untuk membuat racikan sambal tempoyak, yang diperlukan adalah cabai merah, cabai rawit, kunyit, ikan teri atau ikan belibis, gula, garam, dan pastinya tempoyak.
Baca Juga: Mengenal Malaikat Yehudiel, Satu Dari 7 Archangel Atau Malaikat Agung Penjaga Sakramen Pengurapan
3. Sambal Colo-Colo
Sambal satu ini adalah sambal khas dari daerah timur Indonesia yaitu Maluku.
Sambal colo-colo mirip dengan sambal dabu-dabu yang terdiri dari cabai, bawang merah, tomat, air jeruk nipis, garam, gula dan kecap.
Cara membuatnya pun praktis karena semua bahan hanya diiris-iris tidak perlu diulek atau dihaluskan.
Penyajiannya pun sama dengan dabu-dabu yang sering disajikan untuk hidangan seafood dan ikan.
4. Sambal Rica-Rica
Sambal rica-rica juga berasal dari Manado.
Sambal ini adalah sambal yang multiguna karena bisa dicampurkan ke dalam aneka masakan.
Rasa sambal ini tergolong pedas sesuai dengan cita rasa khas masakan Manado yang dominan pedas.