nasional

Uji B50 Sukses, RI Makin Dekat dengan Swasembada Energi

Selasa, 7 April 2026 | 15:59 WIB
Gambar Ilustrasi B50 (Ilustrasi/Terpantau)

TERPANTAU, JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan B50 pada Juli 2026. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi impor BBM sekaligus menekan emisi gas rumah kaca.

Kementerian ESDM tengah melakukan uji coba penerapan B50 pada kendaraan. Sebelumnya, pada 2025, pemerintah telah mengimplementasikan B40 secara nasional.

Hasil uji B50 pada mesin diesel kendaraan pertambangan yang saat ini masih berlangsung menunjukkan kinerja yang baik, baik dari sisi operasional maupun teknis.

Baca Juga: Langkah Kapolsek Maro Sebo Jaga Kamtibmas Tuai Pujian Warga

"Hasil sementara uji penggunaan B50 pada mesin diesel di sektor pertambangan menunjukkan performa yang stabil dan tidak ditemukan gangguan signifikan pada mesin," ujar Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi.

Perlu diketahui, B50 merupakan bahan bakar campuran yang terdiri atas 50 persen biodiesel (B100) berbasis minyak nabati, seperti minyak kelapa sawit, dan 50 persen bahan bakar solar (B0).

Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

Baca Juga: Fakta Persidangan Menguat dalam Perkara Kredit Sritex

Dalam pelaksanaannya, uji penggunaan B50 pada sektor alat berat pertambangan dilakukan secara komprehensif, mencakup pengujian kualitas bahan bakar, kinerja mesin, ketahanan operasional, hingga stabilitas penyimpanan.

Hingga akhir Maret 2026, pengujian ketahanan dinamis telah mencapai lebih dari 900 jam operasional tanpa indikasi gangguan pada mesin yang disebabkan oleh kualitas bahan bakar.

Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa bahan bakar B50 telah memenuhi spesifikasi teknis yang disepakati para pemangku kepentingan sebagai standar bahan bakar uji, termasuk parameter kandungan air, stabilitas oksidasi, serta kandungan FAME.

Baca Juga: Kronologi Insiden Kereta Api Bangunkarta Anjlok di Stasiun Bumiayu

Hal ini menegaskan kesiapan teknis B50 untuk diaplikasikan pada sektor non-otomotif dengan karakteristik beban kerja tinggi, seperti pertambangan.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Simak, Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah

Rabu, 15 April 2026 | 20:48 WIB

Indonesia Jadi 'Cahaya' di Mata Investor Global

Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB