Terpantau.com - Menteri Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman meminta panitia pengadaan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kementan untuk menjaga integritas dan patuh terhadap aturan yang ada. Dia ingin, pengadaan tahun ini bersih dari praktek curang dan pelanggaran hukum lainya.
Hal itu diungkapkan Mentan Andi Amran Sulaiman yang tertuang dalam Rilis Kementan Nomor: 609/R-Kementan/11/2023 tertanggal 22 November 2023, agar Pengadaan di Kementan Jaga Integritas dan patuhi aturan.
"Saya katakan mari kita kerja yang baik melayani orang sepenuh hati tanpa ada pelanggaran apapun. Saya minta kepada seluruh tim pengadaan bekerja sebaik-baiknya dan menjaga martabat etika jabatan," ujar Mentan Andi Amran Sulaiman saat memberi pengarahan terhadap ULP di Kantor Pusat Kementan, Rabu, 22 November 2023.
Mentan menegaskan dirinya tidak akan memberi toleransi bagi semua panitia penyelenggara yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Diketahui, Mentan pernah mencopot salah satu pejabatnya pada 5 tahun lalu karena melanggar aturan dan berbuat tindak pidana korupsi.
"Alhamdulillah karena mereka sudah tahu saya selama 5 tahun lalu, mereka siap berkomitmen menjaga integritas. Dulu saya pernah mencopot pejabat karena melanggar tanpa surat peringatan," katanya.
Sekali lagi, Mentan meminta agar panitia pengadaan untuk bekerja maksimal dengan menjaga integritas dan melayani dengan sepenuh hati. Jangan sampai, kata dia, penyedia barang dan jasa dirugikan oleh kecurangan yang dilakukan pejabat publik.
Baca Juga: Hari Anak Sedunia, 20 November : Sejarah dan Tema World Children's Day 2023
"Sebagai pelayan masyarakat kita tidak boleh bermain-main pada tugas dan tanggungjawab agar pertanian semakin gemilang dan cemerlang," katanya.
Sebagai Informasi, Mentan Amran membuat gebrakan tanam dengan memanfaatkan lahan rawa mineral untuk percepatan produksi padi dan jagung.
Berdasarkan pemetaannya, saat ini ada 10 Provinsi yang masuk pada lahan garapan prioritas. Di antaranya, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan dan sebagian lainya di Pulau Jawa.
"Hari ini saya akan terbang ke Jawa Timur untuk melakukan panen dan tanam," katanya.
Plt. Sekretaris Jenderal Kementan, Prihasto Setyanto menambahkan bahwa semua pejabat yang terlibat dalam pengadaan harus menjaga integritas agar program yang dijalankan dalam memenuhi produksi dalam negeri berjalan optimal.
Artikel Terkait
Sejalan: Kementan dan INDEF Ajak Ekonom dan Akademisi Bangun Pertanian
Komitmen Mentan Andi Amran Sulaiman Untuk Bantu Negara Tekan Berkembangnya Pemahaman Terorisme
Guyur Pasokan Cabai Ke Pasaran, Mentan Andi Amran Sulaiman Dan Jajaran Kementan Bersama Petani Champion Stabilkan Harga yang Fluktuasi
Mentan Andi Amran Sulaiman fokus memperkuat akselerasi produksi berbagai komoditas strategis nasional, Direktorat Jenderal Perkebunan turut mendukung
Menhan RI Prabowo Subianto Terima Penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang Atau Tentera Dari Pemerintah Singapura