Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Apa Pembelaanmu, Eve?'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Kamis, 4 Januari 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Apa Pembelaanmu, Eve?' ( pexels.com/Dung Le Tien)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Apa Pembelaanmu, Eve?' ( pexels.com/Dung Le Tien)

Baca Juga: Eksotisme Klenteng Hian Thian Siang Tee, Klenteng Tertua Di Jepara dengan Banyaknya Kisah Mistis yang Melekat

Ketika mengakhiri chatt-nya, Melania menyebutkan nama restoran tempat bertemu untuk makan malam bersama. “Jam 19.00 on time ya, tidak pakai alasan ini itu,” kata Melania mengandung ancaman. Tapi aku sih sudah kebal dengan segala provokasi atau propaganda Melania, jadi tidaklah bikinku keder. Dengan berdandan kasual penuh semangat muda, aku keluar dari penginapan tempatku menginap, menuju ke mall yang tidak jauh sebenarnya. Tapi aku memilih untuk menikmati senja di Jogjakarta itu dengan menyewa betor. Angin sepoi-sepoi yang kadang berubah agak keras itu menampar pipi dan menerbangkan rambutku. Aku maknai itu semua sebagai pengingat untukku agar dalam hidup tetap bertahan dan tegak berdiri ditengah gempuran dan terpaan angin. Sok filosofis ya? Tapi ya biarlah. Falsafah sok filosofisku itu diuji ketika aku sampai di restoran yang disebutkan Melania. Dan sosok itu, sekali lagi mampu mengguncangku. Ternyata aku belum benar-benar teguh dan tegak berdiri. Apa pembelaanmu, Eve?

SDS.4.1.24

Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan  Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X