Leptospirosis, Penyakit yang Kerap Muncul pada Musim Penghujan

photo author
Tasia Wulandari, Terpantau
- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:32 WIB
Ilustrasi banjir.* /pikiran-rakyat
Ilustrasi banjir.* /pikiran-rakyat

Terpantau.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkali-kali mengingatkan potensi penyakit yang kerap muncul pada musim hujan. Apalagi musim hujan periode ini kerap disertai perubahan suhu lingkungan ekstrem yang rentan menurunkan daya tahan tubuh.

Salah satu penyakit yang harus diwaspadai adalah leptospirosis. Infeksi bakteri ini kerap muncul di daerah-daerah yang terdampak banjir. 

Leptospirosis disebabkan bakteri leptospira. Bakteri leptospira menyerang manusia dan hewan. Leptospirosis ditularkan melalui kotoran dan urine tikus.

Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan, seseorang yang telah terinfeksi leptospirosis akan mengalami sejumlah gejala. Sejumlah gejala itu, di antaranya:

1. Demam Mendadak

2. Lemah

3. Mata merah

4. Kekuningan pada kulit

5. Sakit kepala

6. Nyeri otot betis

Masyarakat dapat mencegah leptospirosis melalui beberapa cara:

1. Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan rumah atau selokan

2. Mencuci tangan dengan sabun setelah selesai beraktivitas

3. Menutup luka yang terbuka

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Kementerian Kesehatan RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X