• Selasa, 6 Desember 2022

Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Siapkan Vaksinasi Booster Kedua untuk Lansia Mulai November

- Rabu, 23 November 2022 | 09:50 WIB
Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Resmi Berlakukan PPKM Level 1 di Seluruh Indonesia Hingga 5 Desember 2022. (instagram.com/satgasperubahanperilaku)
Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Resmi Berlakukan PPKM Level 1 di Seluruh Indonesia Hingga 5 Desember 2022. (instagram.com/satgasperubahanperilaku)

Terpantau.com Pemerintah siapkan vaksinasi booster kedua Covid-19 bagi lansia di atas 60 tahun mulai November 2022 karena tren kasus Covid-19 naik. 

Kementerian Kesehatan mengizinkan vaksinasi booster kedua atau suntikan keempat karena sudah mendapat Persetujuan Penggunaan dalam Kondisi Darurat atau Emergency Used Authorization (EUA) dari BPOM dan memperhatikan vaksin yang ada di tengah tren kasus Covid-19 naik.

Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan M. Syahril mengatakan kebijakan vaksinasi booster kedua untuk lansia tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan, untuk mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik, Kenali Gejala Varian Omicron yang Rajin Bermutasi

Apalagi, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 baik global maupun nasional terjadi tren peningkatan dalam beberapa minggu terakhir.

Sebagai informasi, vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua adalah vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM dan rekomendasi ITAGI serta memperhatikan vaksin yang tersedia di masing-masing daerah.

“Adapun vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk lansia, bisa diberikan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sejak booster pertama diberikan, sementara bagi lansia yang belum booster pertama segera dapatkan booster pertama, Kami mengimbau agar para lansia dipastikan vaksinasi primernya harus dilengkapi dulu,” ujar Syahril.

Percepatan vaksinasi booster kedua lansia harus berjalan beriringan dengan vaksinasi primer dan booster pertama. Untuk itu, pelaksanaannya juga harus merata di seluruh Indonesia.  

Cakupan Vaksinasi Rendah

Saat ini, masih ada beberapa daerah yang cakupan vaksinasi primer dan booster masih dibawah 70% dari populasi.

Halaman:

Editor: Kurniasih Budi

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Kembali Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Senin, 5 Desember 2022 | 10:45 WIB

Erupsi Semeru, Ribuan Orang Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 17:48 WIB
X