Terpantau.com Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp117,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia pada libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Kebutuhan uang kartal yang terdiri dari uang kertas dan logam pada periode libur Natal dan Tahun Baru kali ini tumbuh 5,8% dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.
“Berapa uang yang disiapkan BI, jumlahnya Rp117,7 triliun dan ini tumbuh 5,8 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu,” ujar Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman.
Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru 2023, 8,9 Juta Wisatawan Bakal Serbu Tempat Wisata di Jawa Tengah
Jumlah uang tunai tersebut mempertimbangkan tiga hal yakni perkiraan mobilitas masyarakat yang saat ini semakin meningkat, perkiraan belanja pemerintah dan bansos tunai, dan rata-rata kenaikan arus keluar dalam beberapa tahun terakhir yang mencapai sekitar 4,8%.
Adapun, BI mencatat hingga minggu kedua Desember 2022, telah terjadi penarikan uang oleh perbankan sebesar Rp54,77 triliun atau sekitar 47% dari yang disediakan.
Bank Indonesia telah memastikan koordinasi dan kerja sama, termasuk memastikan ketersediaan uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mesin setor tarik atau mesin daur ulang uang tunai (CRM).
Artikel Terkait
Libur Natal dan Tahun Baru, 6,5 Juta Orang Bakal Padati Tempat Wisata di Jawa Barat
Minat Wisata saat Libur Natal dan Tahun Baru Tinggi, 12,3 Juta Bakal Gunakan KRL Jabodetabek
Libur Natal dan Tahun Baru dengan Mobil Listrik, Jangan Panik Ada 10 SPKLU di Sepanjang Jalan Tol
Jaringan dan Layanan Telekomunikasi Selama Libur Natal dan Tahun Baru Dijamin Lancar