TERPANTAU -- Sebagian publik di Tanah Air tengah ramai menyoroti kebijakan negara tetangga, Filipina yang resmi memasuki masa darurat energi nasional, pada Kamis, 26 Maret 2026.
Sebelumnya diketahui, Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr. telah mengambil keputusan itu pada Selasa, 24 Maret 2026.
Bagi yang belum tahu, krisis ini berawal dari penutupan Selat Hormuz oleh Iran sebagai respons atas serangan gabungan AS-Israel.
Filipina yang mengimpor sekitar 90 persen kebutuhan minyaknya dari kawasan Timur Tengah langsung merasakan getahnya.
Kini, setelah konflik di Timur Tengah yang memanas sejak 28 Februari 2026 membuat pasokan minyak di Filipina dinilai telah mendekati titik kritis.
Baca Juga: Arus Balik Lebih Nyaman Manfaatkan Diskon Tarif Jalan Tol
Akibatnya, masyarakat mulai terbiasa berjalan kaki ke tempat kerja karena bahan bakar sulit didapat dan harga melambung.
Hal itu terungkap dalam sebuah video yang beredar dan dibagikan ulang akun Instagram @lambegosiip, pada Kamis, 26 Maret 2026.
"Akibat kelangkaan, harga diesel di dalam negeri melonjak drastis hingga dua kali lipat, menembus lebih dari 120 peso (sekitar Rp33.800) per liter," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
"Sektor transportasi dan ekonomi pun tertekan berat," tambahnya.
Lantas, bagaimana kondisi terkini para warga di Filipina imbas krisis energi akibat gejolak peperangan yang terjadi di Timur Tengah? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Ditinggal Mudik, Warga Ini Geram Rumah Kontrakannya Mendadak Penuh Sampah
Fenomena Warga Mulai Jalan Kaki
Artikel Terkait
Viral 2 Warga Aceh Ditemukan Tewas dalam Mobil yang Masih Menyala
Wacana Sekolah Online Batal, Belajar Tatap Muka Dinilai Penting
Viral Mobil BYD Nyemplung ke Kolam Bundaran HI
Kepala BAIS TNI Mundur Buntut Tindakan Oknum BAIS
Brebes Kebanjiran Jalur Arus Balik ke Jakarta Dialihkan
Ditinggal Mudik, Warga Ini Geram Rumah Kontrakannya Mendadak Penuh Sampah
Kemnaker Pastikan Aduan THR Ditindaklanjuti secara Intensif
Viral Pemotor Tewas Akibat Tabrak Tiang Beton, Sempat Dikejar Polisi
Pegiat Anti Korupsi Minta KPK Lakukan Profiling Terkait Tambang Emas Tumpang Pitu
Arus Balik Lebih Nyaman Manfaatkan Diskon Tarif Jalan Tol