100 Personel Diterjunkan
Dalam insiden ini, Heryanto menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi.
"Kami mengirimkan sebanyak 15 unit kendaraan. Sejak pukul 01.00 WIB sudah melakukan proses pendinginan," ungkapnya.
Heryanto menyebutkan, total personel yang dikerahkan mencapai ratusan orang.
“Kita menurunkan 12 regu sekitar 72 personel, ditambah tim pendukung, total sekitar 100 orang,” paparnya.
Meski api utama telah berhasil dikendalikan, petugas masih berfokus pada satu titik sumber api yang sulit dipadamkan.
Baca Juga: Perang Berkecamuk, Personel Perdamaian Indonesia di Lebanon Gugur
Tangki 50.000 Kg Diamankan
Dalam kesempatan yang sama, Heryanto menuturkan, proses pendinginan terus dilakukan hingga gas benar-benar habis agar api padam sepenuhnya.
"Saat ini masih terus kami dorong pendinginannya supaya selesai gasnya, baru bisa padam," sebutnya.
Heryanto memastikan, akibat kebakaran tersebut, kondisi SPBE mengalami kerusakan berat.
Meski demikian, petugas berhasil mengamankan tangki gas berkapasitas besar yang berpotensi menimbulkan dampak lebih luas.
"Di belakang ada tangki elpiji sekitar 50.000 kilogram. Alhamdulillah bisa kita amankan," ungkap Heryanto.
Baca Juga: Kronologi Karyawan Ayam Geprek Ditemukan Tewas dalam Freezer
Artikel Terkait
Kebakaran Hebat di Pabrik Plastik, Petugas 7 Jam Hadapi Kobaran Api
Kronologi Sopir Bus Pariwisata Kena Tinju Penumpang Mobil Lain di Cilegon
Diduga Tak Kuat Nanjak, Bus Pengantin di OKU Selatan Terjungkir
Heboh Tumpukan Sampah Berserakan di Jalan Bikin Warga Resah
Kronologi Karyawan Ayam Geprek Ditemukan Tewas dalam Freezer
Viral Maling di Medan Tinggalkan Surat Minta Maaf untuk Korbannya
Jalan Rusak dan Berlumpur, Warga Ungkap Bakal Terus Viralkan
Viral Api Misterius jadi Penyebab Rumah di Jember Kebakaran
10 Korban Berhasil Dievakuasi usai Insiden Ledakan Dahsyat di SPBE Bekasi Timur
Pedagang Keripik Tempe Keluhkan Harga Plastik Imbas Perang AS-Iran