"Sudah diimbau baik-baik, tapi nyerocos (berbicara berulang kali) saja, ini barang bukti," terangnya.
Baca Juga: Fakta Persidangan Menguat dalam Perkara Kredit Sritex
Kendati demikian, sang pedagang menepis tudingan yang mengarah padanya soal upaya untuk membuat petugas celaka.
"Saya tidak pernah mau menusuk anggota," tegas sang pedagang.
"Ini buktinya apa? Mau menusuk anggota kan? Ayo mau pembelaan apalagi," timpal petugas Satpol PP di lokasi.
Diduga Pura-pura Jadi Korban Pungli
Menurut laporan yang dibagikan akun Instagram resmi @pram.doel, sang pedagang diduga berpura-pura menjadi korban pungutan liar (pungli) oleh petugas Satpol PP Jakarta.
"Ia (pedagang) berpura-pura menjadi korban pungutan liar (pungli) dan berusaha menusuk petugas agar terhindar dari penertiban," ungkapnya.
Baca Juga: Uji B50 Sukses, RI Makin Dekat dengan Swasembada Energi
Akun resmi Gubernur dan Wagub DKI Jakarta itu lantas menghimbau masyarakat agar menghindari aksi kekerasan.
"Meski tak menimbulkan cedera di kedua belah pihak, aksi tidak terpuji ini tetap perlu mendapat perhatian serius," tulis postingan tersebut.
"Warga diimbau untuk menghindari penggunaan kekerasan," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, dikabarkan petugas telah mengamankan pedagang yang bersangkutan.***