peristiwa

Garap Lahan HP, Excavator Tenggelam Ditelan Gambut Desa Rantau Panjang

Sabtu, 18 April 2026 | 13:43 WIB
Tangkap layar video satu unit alat berat jenis ekskavator yang tenggelam di lahan gambut di Desa Rantau Panjang. (Ist)

TERPANTAU, MUARO JAMBI -- Satu unit alat berat jenis ekskavator yang diduga tengah bekerja untuk membuka lahan Hutan Produksi (HP) di Desa Rantau Panjang, Kumpeh, terperosok hingga tenggelam ke dalam tanah gambut.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi ketika operator sedang melakukan aktivitas pembersihan lahan, dan tanah yang merupakan gambut tidak mampu menopang beban dari alat berat tersebut.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran di Tanjung Duren, Sekeluarga Tewas Diduga Terjebak Asap

"Kejadiannya sangat cepat. Operator sempat berupaya menyelamatkan diri setelah menyadari posisi alat sudah tidak stabil," kata salah seorang warga setempat yang mengetahui peristiwa itu, dan menolak namanya disebutkan, Sabtu 18 April 2026.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, proses evakuasi alat berat itu sangat rumit, karena badan ekskavator terbenam dalam gambut yang cukup dalam.

Baca Juga: Ekonomi RI Dipuji, Analis: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi

Menariknya, menurut informasi dari warga, terbuka cerita lain dari polemik lahan HP yang ada di desa tersebut. Dimana, seorang pria berinisial A, asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama ketua kelompok tani Seikuang Berjaya telah menggarap lahan tersebut.

Mereka diduga melakukan hal itu untuk memperkaya diri sendiri bukan untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Warga juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut persoalan lahan Hutan Produksi (HP) di desa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait atas perihal bisa masuknya alat berat ke lahan Hutan Produksi (HP) tersebut.

Tags

Terkini