Terpantau.com - Mata uang adalah satuan nilai alat pembayaran yang berupa uang yang diterima dan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.
Mata uang digunakan untuk melakukan transaksi ekonomi di suatu negar. Masing-masing negara mempunyai satuan nilai mata uang yang berbeda.
Namun ada beberapa negara yang tidak memiliki mata uang. Hal ini terjadi dikarenakan intervensi beberapa negara maju dan karena situasi ekonomi yang sulit.
Baca Juga: 19 Juta Bitcoin Telah Ditambang, Kini Tersisa 2 Juta Lagi
Ada juga beberapa negara maju yang masuk dalam negara yang tidak memiliki mata uang. Ia memilih bergabung dengan perhimpunan wilayahnya dan menjadi satu dengan negara lain.
Berikut beberapa negara yang tidak memiliki mata uang :
1.Zimbabwe
Sempat memiliki mata uang lokal. Zimbabwe akhirnya memilih meninggalkan. Mereka kemudian memilih mata uang negara lain, bersama dengan wilayah lainnya.
Sejak Januari 2009, Zimbabwe mengadopsi dollar AS sebagai mata uang utamanya. Mereka bukan negara pertama yang meninggalkan mata uangnya untuk kemudian memilih yang lain.
2. Ekuador
Seperti Zimbabwe, Ekuador menggunakan dolar Amerika sebagai alat tukar dalam perdagangan dan menjadi mata uang resmi sejak 13 Maret 2000.
Hal ini disebabkan depresiasi Sucre dan kekacauan yang disebabkan oleh devaluasi, Presiden Jamil Mahuad mengumumkan pengadopsian dolar AS sebagai mata uang resmi Ekuador.
Belangkangan dolarisasi yang terjadi di Ekuador merupakan jebakan. Anna Ivanova, kepala misi IMF untuk Ekuador, mengatakan dolar membuat ekspor Ekuador mahal dan tidak kompetitif di pasar global.
3. El Savador
Artikel Terkait
Terdampak Konflik Rusia dan Ukraina, Rp30 Triliun Modal Asing Keluar dari Indonesia
87,46% Produksi Sawit Indonesia Berada di 10 Provinsi Ini: Kenapa Harga Minyak Goreng Selangit?
Citi Prediksi Pasar Ekonomi Metaverse Akan Bernilai 13 Triliun Dollar AS di Tahun 2030
19 Juta Bitcoin Telah Ditambang, Kini Tersisa 2 Juta Lagi
Ternyata, AS Tingkatkan Impor Minyak Dari Rusia