Jaringan Terluas, Margin Menipis: Dominasi Telkomsel Diuji

photo author
Redaksi Terpantau, Terpantau
- Jumat, 20 Februari 2026 | 15:22 WIB
Potret seseorang sedang memainkan smartphone di keramaian. (Ilustrasi/Terpantau.)
Potret seseorang sedang memainkan smartphone di keramaian. (Ilustrasi/Terpantau.)

Ia menilai Telkomsel perlu menggeser orientasi dari ekspansi fisik menuju transformasi digital telco.

Beberapa langkah strategis yang ia sarankan antara lain optimalisasi aset jaringan melalui skema network sharing untuk menekan belanja modal (capex) hingga 20–30 persen.

Kemudian pengalihan investasi ke edge computing dan layanan enterprise digital, serta pengembangan bundling berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan ARPU tanpa harus menaikkan tarif ritel.

Baca Juga: Trump Puji Ketegasan Prabowo di Board of Peace: Saya Tak Ingin Melawannya

“Era ekspansi BTS masif sudah lewat. Yang dibutuhkan sekarang adalah efisiensi dan inovasi model bisnis. Jika 70 persen capex diarahkan ke digitalisasi layanan dan hanya 30 persen ke infrastruktur tradisional, Telkomsel berpotensi memperkuat margin dan menjaga dominasinya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, dominasi pelanggan dan jaringan pada 2025 belum tentu menjamin kepemimpinan pasar pada 2026. Dalam industri yang bergerak cepat seperti telekomunikasi, keunggulan kompetitif ditentukan oleh adaptasi strategi dan kecepatan membaca perubahan perilaku konsumen.

“Yang bertahan bukan sekadar yang terbesar infrastrukturnya, tetapi yang paling adaptif terhadap dinamika pasar,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Terpantau

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Harga Minyak Melejit, APBN 2026 Terancam Jebol

Senin, 30 Maret 2026 | 11:38 WIB
X