Sementara Erwin kubelikan makanan lengkap pakai ayam dan telur. Just in case dia tidak mau telurnya yang pasti nanti jatuh di piringku, maka aku memesan gudeg krecek saja. Sebagai tambahan aku belikan juga tahu bacem untuk kami. Minumnya bisa menyedih kopi atau teh di apartemen. Sesampai di apartemen, Erwin sudah selesai mandi dan siap untuk makan. Tentu saja ketampanannya semakin bersinar dengan aura wajah segar sehabis mandi. “Terima kasih Lex, Om sudah dibuatkan kopi,” kata Erwin begitu aku meletakkan sarapan pagi buatnya dan Alex. Makan pagi yang hangat mengantar kami menuju aula sekolah baru Alex. Upacara penerimaan murid baru. Untuk sah menjadi murid baru di sekolah itu, Alex akan mengikuti MPLS selama satu minggu. Setelah lulus, baru dia sah jadi murid di sekolah pilihannya itu. Aku terlarut dalam suasana bangga dan haru bersama orangtua lainnya.
SDS. 1.12.23
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 3 Cakrawala Baru Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Makan Pagi Di Hari yang Asri'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Menyapa Tuhan Dalam Ziarah Batin Di Pemakaman Romo Sandjaja'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Selamat Datang Masa Sekarang'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Diberinya Aku Kebun Mawar'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Kebun Mawar yang Harus Kuusahakan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Mawar-Mawar Pilihan'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3 Cakrawala Baru, 'Saatnya Melepasmu ke Medan Perang'