Baca Juga: Renungan Hari Rabu Abu: 'Dari Debu Kembali ke Debu Tetapi Roh Diselamatkan oleh Allahku'
Sesampai di kebun sudah lewat sedikit jam makan siang. Erwin tidak kelihatan. Semua tidak kelihatan di dalam rumah. Pada kemana ini kira-kira? Sedang aku dan Melania sibuk menurunkan barang-barang, dari arah luar tampak Erwin dan Ryan. Akarab banget mereka. Rupanya Ryan telah tiba. Rambutnya semakin panjang saja dan dengan ikatan ekor kudanya membuatku menjadi kembali resah. “Dasar tak punya pendirian,” aku memarahi diriku sendiri. Ketika masuk dalam rumah, baik Erwin dan Ryan menyambut kamu demgan gembira. Tak salah lagi, es kelapa jeruk yang kubelikan untuk mereka membuat suasana yang sudah sejuk itu menjadi semakin segar.
SDS.5.2.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Adalagi Ide Gila Melania'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Selalu Ada yang Baru dan Seru Disitu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Memaknai Sunyi'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Meramu Untuk Memenangkan Hatimu'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Hanya Satu Kata: Aku Bahagia'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Seperti Terkena Aliran Listrik'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Yang Datang dan Yang Menanti'