Sebaliknya, saat kita kenyang, jaringan lemak mengeluarkan hormon yang disebut leptin, yang memberi sinyal ke otak bahwa kita sudah kenyang.
Masalahnya, dibutuhkan waktu 20 menit sebelum pesan kenyang itu kita terima. Oleh karena itu, banyak dari kita makan berlebihan terjadi selama jendela 20 menit itu.
Melalui mindful eating, kita menjadi lebih sadar akan "sensasi" yang mendahului sinyal kenyang di otak dan bisa mengukur secara lebih sadar kapan kita kenyang tanpa menunggu 20 meni
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menerapkan mindful eating sehari-hari terbukti secara alamiah makan dalam porsi yang lebih kecil, yang dapat membantu menurunkan berat badan hingga menjaga keseimbangan gizi.
Baca Juga: 7 Museum Di Malang Cocok Dikunjungi Untuk Liburan Yang Penuh Edukasi.
5 Langkah Memulai Mindful Eating
Berikut langkah-langkah mindful eating yang dapat diatih dan lakukan:
1. Catat rencana
Di awal, tulislah rencana makanan untuk diri sendiri selama 1 minggu ke depan. Termasuk rencana untuk makan di luar atau mencoba bahan baru setiap hari.
Menuliskannya akan membantu memfokuskan niat Anda.
Dengan perencanaan, akan dapat secara lebih leluasa membuat pilihan bahan makanan yang disukai, sehat dan sesuai kebutuhan tubuh.
2. Berhenti sejenak dan renungkan
Di setiap pertengahan hari, cobalah berhenti sejenak untuk memeriksa apa yang tubuh rasakan. Dari 1-10, seberapa kenyang yang kamu rasakan?
Jika kamu masih lapar, maka makanlah. Jika tidak, jeda, dan simpan makanan untuk sarapan besok atau untuk nanti saat lapar lagi.
Artikel Terkait
Konsumsi Whey Protein Bantu Tubuh Menahan Lapar Selama Menjalankan Puasa
Sering Konsumsi Frozen Food, Begini Dampak Buruk Pada Kesehatan.
Bingung Atur Makan Sehat saat Lebaran? Simak Tipsnya!