Pangsit atau Jiaozi, Makanan Wajib yang Tak Boleh Ketinggalan Pada Perayaan Imlek. Ini Alasannya!

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Minggu, 4 Februari 2024 | 18:15 WIB
Pangsit atau Jiaozi, Makanan Wajib yang Tak Boleh Ketinggalan Pada Perayaan Imlek. Ini Alasannya! (Canva @terencekoh88 from Pexels)
Pangsit atau Jiaozi, Makanan Wajib yang Tak Boleh Ketinggalan Pada Perayaan Imlek. Ini Alasannya! (Canva @terencekoh88 from Pexels)

Sedangkan jika dilihat dari isinya, pangsit atau wonton atau jiaozi juga mempunyai makna atau arti yang berbeda.

Daun seledri dimaksudkan mewakili ketekunan dan kekayaan. Sedangkan isian kubis melambangkan berkah untuk kehidupan yang berkecukupan selama seratus tahun.

Isian eperti jamur adalah simbol untuk meningkatkan kekayaan dan keberuntungan. Dan isian ikan berarti kelebihan kekayaan. Isian daging sapi melambangkan pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Ada yang perlu diketahui bahwa orang Cina tidak makan pangsit asinan kubis Cina pada saat Festival Musim Semi. Alasannya karena itu menyiratkan masa depan yang buruk dan sulit.

Namun pada malam tahun baru Imlek, masyarakat makan pangsit dengan kubis dan lobak. Hal ini menyiratkan akan cerahnya kulit dan suasana hati yang lembut.

Baca Juga: Benarkah Aphrodite, Dewi Kecantikan Simbol Valentine Ini Berperan Dalam Perang Troya? Bagaimana Kisahnya?

Berdasarkan sejarah pangsit atau wonton atau jiaozi ini muncul pada awal periode Tiga Kerajaan 220–280 SM.

Sedangkan bentuk pangsit yang kita temui ini dan disajikan di atas piring sebagai hidangan dimulai pada sekitar Masa Dinasti Tang

Pangsit atau wonton ini  sangat populer pada Masa Dinasti Qing 1644–1911, dimana saat itu pangsit atau wonton atau jiaozi ini dapat dilihat di mana-mana dan pengembangan serta perkembangan pangsit adalah yang terbesar.

Pada 1972 ada sebuah penemuan yang mengejutkan yaitu dengan ditemukannya mangkuk kayu terkubur yang berisi selusin benda berbentuk bulan sabit, menyerupai pangsit atau wonton atau jiaozi sekarang oleh para arkelolog di Makam Astana Turban.

Penemuan ini memberitahukan bahwa tradisi makan pangsit diturunkan ke daerah minoritas etnis Barat 1.300 tahun yang lalu. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

5 Manfaat Makan Es Krim di Pagi Hari

Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:33 WIB

Lezatnya Tumis Pakcoy Berpadu Jagung Manis

Kamis, 4 Juli 2024 | 11:11 WIB
X