Inovasi Keren! PGN Uji Coba Penggunaan Bahan Bakar Gas pada Sepeda Motor

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Senin, 3 April 2023 | 17:08 WIB
Sepeda Motor Berbahan Bakar Gas PGN
Sepeda Motor Berbahan Bakar Gas PGN

 

Terpantau.com PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) bersama PT Gagas Energi Indonesia selaku Anak Perusahaan, melaksanakan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai Bahan Bakar Gas (BBG) pada sepeda motor.

PGN melakukan uji coba pada tiga sepeda motor matic di mana masing-masing unit menggunakan BBG sebesar 2,5 Liter setara Premium (LSP).

Dari hasil uji coba, jarak terjauh berhasil dicapai oleh salah satu motor vespa sejauh 104 Km dengan penggunaan 2,5 LSP sehingga per LSP diperhitungkan dapat menempuh jarak sekitar 41,6 Km

Kemudian pada sepeda motor matic, menempuh jarak 93,7 KM (2,5 LSP) atau sekitar 37,5 Km per LSP. Sedangkan satu motor vespa lainnya menempuh jarak 91 KM per 2,5 LSP atau 37 Km per LSP. Dari ketiga kendaraan ini rata-rata jarak tempuh yang dapat diraih sebesar 38,7 Km/Lsp.

Baca Juga: Pabrikan Sepeda Motor Listrik Kolaborasi untuk Melakukan Standarisasi Baterai

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, uji coba atau test drive ini bertujuan untuk mengetahui jarak maksimal yang dapat ditempuh oleh sepeda motor yang memakai 2,5 LSP BBG. 

“Selain itu dari tes jarak tempuh akan memperlihatkan angka efisiensi biaya yang dapat didapatkan oleh pengguna,” katanya melalui pernyataan resmi. 

Rachmat melanjutkan, BBG pada sepeda motor akan menghemat biaya beli bahan bakar hingga 2 kali lipat. Harga BBG sendiri hanya sebesar Rp 4.500 LSP dan harganya sama di mana pun tempat pengisiannya.

Adapun harga bahan bakar gas diatur dan ditentukan oleh Pemerintah dan konversi bahan bakar gas merupakan salah satu program Kementerian ESDM, sehingga kenaikan harganya tidak akan sesering dan sefluktuatif harga BBM.

Baca Juga: Sambut Libur Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah, KAI Dukung Program Angkutan Motor Gratis

Sepeda motor yang telah dikonversi dengan BBG akan memiliki sistem dual fuel yaitu kombinasi bahan bakar BBM dan BBG. Oleh karena itu, BBG akan menambah jumlah bahan bakar sehingga yang ditempuh dapat semakin jauh. Kombinasi bahan bakar ini juga membuat pengguna lebih fleksibel dalam memilih bahan bakar.

Dari uji coba motor CNG yang cukup sukses ini PGN berharap bisa menjadi pemacu untuk merealisasikan piloting project pada 300 sepeda motor dalam waktu dekat. 

“Konversi motor CNG merupakan terobosan sekaligus dukungan PGN Group terhadap penyediaan energi yang ramah lingkungan dan hemat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sepeda Motor Hemat Energi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X