Setiap unggahan tersebut kemudian ramai dengan berbagai komentar dari warganet yang turut mempertanyakan kesesuaian harga per porsi serta kandungan gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak.
Beberapa komentar dari warganet, di antaranya, “Memang harus dikritisi sampai program ini benar-benar bermanfaat karena banyak celah di setiap daerah,” tulis akun @tho*****9
“Kayak gini hampir merata di mana-mana, termasuk daerah saya. Cuma ada yang malas speak up aja,” tulis akun @yay*******a
Baca Juga: Perjanjian Dagang dengan AS Berpotensi Berubah, RI Minta Tarif Produk Unggulan Tetap 0 Persen
“Gimana sih standar gizi MBG? Apakah sebuah roti, telur 1 butir, jeruk 1 biji, kurma sebungkus udah termasuk memenuhi gizinya?” tulis akun @gus**********1
Tak sedikit warganet yang turut membandingkan menu serupa yang diterima meski berasal dari daerah lain.***