Novel Penagraf Ivy, 'Ada Koko Tampan Di Pangururan'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Sabtu, 24 Desember 2022 | 15:15 WIB
Novel Penagraf Ivy, 'Ada Koko Tampan Di Pangururan' (happybirthday.com)
Novel Penagraf Ivy, 'Ada Koko Tampan Di Pangururan' (happybirthday.com)

Terpantau.com – Lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf.

Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf.

Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka.

Stay tune ya.

Ada Koko Tampan Di Pangururan

Aku putuskan tidak kemana-mana hari ini. Setelah makan pagi aku kembali ke kamar. Kubuka laptop dan mulai menulis. Banyak yang masih harus kukejar. Aku sampai lupa untuk membalas WA dari ibuku dan Mr. V. Wah bisa celaka. Kuambil HP-ku, ingin membalas chatt WA. Astaga ada 5 misscall dari Mr.V. Kenapa ini boss, sampai misscall segala. Aku balas menelponnya tapi tidak diangkat. Ya sudah, coba aku balas WA-nya saja. Tidak tahu apakah karena sinyal atau hp nya sedang off, dua balasan chatt WA-ku baik ke ibu atau ke Mr. V, hanya menghasilkan centang satu.

Baca Juga: Ini Lirik Lagu Ibu Angsa Mother Goose Nursery Rhymes yang Populer, Sering Dinyanyikan

Aku lanjutkan persiapan menulis. Sialan, tak bisa konsentrasi. Akhirnya aku main game saja. Game yang sedang kumainkan namanya Hidden City. Upps? Bukan Hidden In Pangururan lho. Game ini melatih vocabulary-ku, dan otakku agar tidak mengalami atropi. Kisahnya dalam setiap scene juga apik, banyak yang tampan dan cantik ada disitu. Tapi entah mengapa dari sekian banyak tampan, aku hanya tertarik sama Rayden dan seorang ksatria dari Jepang, yang Katananya begitu mengingatkanku pada seseorang.

Telpon lokal di kamar tiba-tiba berdering. Aku angkat. Suara Rio di seberang. "Bu Ivy, ada tamu. Beliau menunggu di lobby" Siapa lagi ini, pada jam 10.00 pagi sudah bertamu. Aku heran juga ada tamu untukku, di tempat yang jauh. Aku berpikiran jangan-jangan ini kelakuan Diaz. Tapi kubantah. Diaz tidak mungkin melakukan siasat receh begini kalau hanya mau bertemu denganku.

Baca Juga: Hanya Ada Di Indonesia, 5 Tradisi Natal Unik Atraksi Wisata, Dari Van Vare Hingga Kunci Taon (Part 1)

Aku keluar kamar juga akhirnya. Menuju ke lobby. Ya ampyun, aku menutup mulutku. Sangat kaget. Mr. V, ngapain juga sampai kesini? Wah aku was-was, jangan-jangan aku cari perkara dengannya nih. Apa gara-gara WA nya tak kubalas? Atau miscall-nya tak terjawab? Belum juga aku mengucap salam, si boss gantengku, koko tampan ini sudah cuap-cuap.

"Kamu tuh bisa nggak sih nggak bikin was-was?" Hah? Si boss was-was? Emang aye ngapain boss? Singkat cerita si boss nyerocos, gara-gara aku tak segera menjawab chatt WA-nya, jadi dia kemari. Nah si boss ini aneh juga, kenapa kemari. Pakai nggak bilang-bilang lagi? Oh No!. Sekali lagi aku yang khilaf. Boss kan sudah kasih agenda dia ya. Dia akan ke Toba juga. Alamak. Mangap ya boss, aye salah. Dari meja resepsionis, kulihat Diaz melihat ke arah kami. Entah apa yang dipikirkannya.

SDS. 14.05.2020. *** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X