Tentu diri kita sendiri, sambil mempersembahkan perkembangan perubahan itu dan menyampaikannya dalam doa.
“Ubahlah aku ya Tuhan dengan rahmatMu, sebab Engkaulah yang menciptakan diriku.”
Setidaknya dalam perenungan ini, dapatlah kita mengikuti irama nyanyian para pemazmur.
“Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. Tujukanlah pandanganmu kepadaNya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengar. Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
Baca Juga: Tarik Ulur Penayangan Dracin The Golden Hairpin yang Dibintangi Yang Zi. Begini Kabar Terkini!
Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.
Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
Kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu. ***
Artikel Terkait
Makna Paskah: Tuhan Lewat dan Yesus Bangkit, Renungan Pada Minggu Paskah Rangkaian Tri Hari Suci
Renungan Hari Rabu Abu: 'Dari Debu Kembali ke Debu Tetapi Roh Diselamatkan oleh Allahku'
Renungan Hari Rabu Abu: 'Hanya Debulah Aku Di Bawah KakiMu Tuhan'
Lagu yang Pas Diresapi Ketika Rabu Abu, Take These Ashes : Abu Sebagai Tanda Pertobatan
Renungan Hari Kamis Sesudah Rabu Abu: Makna Berbalik Kepada Tuhan, Sebab Ia Pengasih dan Penyayang