TERPANTAU, JAKARTA -- Arus mudik lebaran 2026 menghadirkan nuansa baru bagi pemudik, khususnya yang menggunakan kereta api. Ya, pemudik bisa menikmati layanan baru perkeretaapian Indonesia, yaitu Kereta Ekonomi Kerakyatan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) [KAI] mengenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan sebagai sebuah inovasi yang disiapkan untuk membuat perjalanan mudik semakin nyaman tanpa menguras kantong.
Dikutip dari data KAI, pada Rabu, Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta.
Baca Juga: Ini Rekam Jejak Karier Almarhum Alex Noerdin
Inovasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kualitas sarana yang sudah dimiliki, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang terjangkau namun tetap nyaman.
Secara konsep, kereta ini mengadopsi model kereta ekonomi subsidi (Public Service Obligation/PSO) yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar. Namun, KAI melakukan sejumlah penyesuaian, terutama pada aspek kenyamanan kursi.
Jika kereta ekonomi PSO memiliki kapasitas 106 tempat duduk dengan konfigurasi 3-2, maka Kereta Ekonomi Kerakyatan tetap menggunakan konfigurasi serupa, tetapi dengan kapasitas lebih lega, yakni 93 tempat duduk per kereta.
Baca Juga: Ini Rekam Jejak Karier Almarhum Alex Noerdin
Tak hanya itu, kursi pada Kereta Ekonomi Kerakyatan dapat disesuaikan dengan arah laju kereta. Artinya, tidak ada lagi penumpang yang harus duduk berhadapan atau merasakan sensasi perjalanan mundur.
Fitur ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Dari sisi tarif, Data KAI menyebutkan harga tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dipasarkan di atas tarif ekonomi PSO, namun tetap berada di bawah harga ekonomi komersial. Skema ini dirancang agar masyarakat tetap memiliki pilihan dengan keseimbangan antara harga dan kenyamanan.
Baca Juga: Era Baru Perdagangan Dunia, Indonesia Kuat Hadapi Dinamika Global
Menariknya, kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan juga lahir dari masukan pelanggan yang menginginkan pengalaman mudik dengan kereta ekonomi yang lebih nyaman.
Artikel Terkait
Era Baru Perdagangan Dunia, Indonesia Kuat Hadapi Dinamika Global
Warga Keluhkan Lapangan Padel yang Berisik hingga Lapor Polisi
Ini Rekam Jejak Karier Almarhum Alex Noerdin
TNI Kebut Pembangunan Jembatan Gantung 120 Meter di Burlah
Kronologi Feri Penyeberangan yang Dilaporkan Karam di Sungai Mahakam
Jaksa Geledah Rumah Bos PT KMM dan Kantor Jamkrindo Palembang
Viral Pria Ini Diduga Aniaya Pacarnya, Korban Teriak Minta Tolong
Setelah Viral Pria Aniaya Pacarnya, sang Wanita Kini Speak Up
Curhat Petugas Damkar yang Diteror usai Bagikan Konten ‘Fungsi Helm’
Menlu: Yordania Dukung Pengiriman Pasukan Indonesia ke Gaza