Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577

photo author
Redaksi Terpantau, Terpantau
- Kamis, 26 Februari 2026 | 17:14 WIB
Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577 (Ist)
Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577 (Ist)

TERPANTAU, JAKARTA -- Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2577, Irene Umar, melakukan prosesi pertukaran maskot Kuda Api antara Indonesia dengan Tiongkok pada acara Imlek Festival 2577 yang menegaskan momentum memperkuat diplomasi kreatif kedua negara.

"Kita tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga merayakan persahabatan. Pertukaran maskot Kuda Api ini menjadi simbol kedekatan Indonesia dan Tiongkok, bukan hanya people to people, tetapi juga mascot to mascot," ujar Irene dalam keterangan resmi, Kamis 26 Februari 2026.

Prosesi pertukaran maskot Kuda Api dilakukan secara langsung antara Irene dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Wang Siping, sebagai simbol semangat, keberanian, daya juang, dan optimisme di Tahun Kuda Api 2577 sekaligus lambang persahabatan Indonesia–Tiongkok yang terus berjalan berdampingan.

Baca Juga: Konsumsi BBM Melonjak, Ekonom: Stress Test Distribusi Energi

Irene menekankan bahwa keharmonisan lintas budaya dalam perayaan Imlek di ruang publik mencerminkan kekuatan Indonesia dalam merawat keberagaman serta memperluas kolaborasi lintas sektor dan negara.

Sementara, Wang Siping menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Imlek Festival 2577 yang mengangkat tema Harmoni Imlek Nusantara. Menurutnya, acara ini menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. 

Ia menyebut kegiatan ini serupa dengan perayaan di Tiongkok, serta berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai jembatan persahabatan kedua bangsa.

Baca Juga: Kebutuhan Uang Tunai Saat Ramadan dan Lebaran Capai Rp185,6 Triliun

"Ini suasana sangat mirip dengan imlek di Tiongkok, ini juga intinya sama dengan yang disampaikan dengan ide filosofi Tiongkok tetap menjaga keharmonisan dan kebaikan antara satu dengan yang lain," kata Wang Siping.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyatakan bahwa perayaan Imlek yang beriringan dengan Ramadan menunjukkan harmoni antarbudaya dan antaragama sebagai kekuatan Indonesia yang memperkokoh hubungan bilateral kedua negara.

"Ini adalah sesuatu yang sangat berharga, negara-negara luar melihat sebagai kekuatan Indonesia. Di sini lah Indonesia dihargai, di sini lah Indonesia menjadi suatu contoh perbedaan dari budaya dan kepercayaan tapi justru itu yang menjadi kekuatan Indonesia," ucapnya.

Baca Juga: Perum Bulog Resmi Blacklist RPK Milik Istri Oknum Lurah

Imlek Festival juga menghadirkan pertunjukan seni dan pelibatan talenta Indonesia, termasuk penyanyi Indah Kus yang pernah menembus ajang pencarian bakat di Tiongkok, mencerminkan besarnya potensi kreatif Indonesia di panggung global.

Momentum ini menegaskan bahwa kolaborasi budaya bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi strategis dalam membangun kepercayaan dan mempererat kerja sama Indonesia–Tiongkok secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Terpantau

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simak, Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah

Rabu, 15 April 2026 | 20:48 WIB

Indonesia Jadi 'Cahaya' di Mata Investor Global

Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB
X